Berita Regional
Muhammadiyah Ajak 200 Warga Donor Darah dan Pengelolaan Wakaf Profesional
Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Pusat (MPW PP) Muhammadiyah bekerja sama dengan Prudential Syaria
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Pusat (MPW PP) Muhammadiyah bekerja sama dengan Prudential Syariah menggelar aksi donor darah di aula PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Minggu (28/9/2025).
Kegiatan sosial yang juga melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) ini diikuti lebih dari 200 peserta, mulai dari pengurus Muhammadiyah hingga masyarakat umum.
Salah satu peserta, Sudaryanto, mengaku senang dapat berkontribusi melalui kegiatan kemanusiaan tersebut.
“Setidaknya kami bisa membantu masyarakat yang membutuhkan melalui darah yang didonorkan.
Saya bahkan mengajak keluarga ikut serta setelah mendapat informasi dua minggu lalu. Harapannya kegiatan seperti ini bisa rutin digelar,” ujarnya.
Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari kolaborasi strategis antara Muhammadiyah dan Prudential Syariah untuk mendukung ketersediaan stok darah nasional.
Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan ideal darah suatu negara adalah 2 persen dari jumlah penduduk.
Namun, menurut data PMI tahun 2024, stok darah nasional baru mencapai 91 ribu kantong, jauh di bawah kebutuhan ideal sekitar 7 juta kantong per tahun.
Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, menekankan bahwa donor darah tak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga positif bagi kesehatan pendonor.
“Donor darah bisa menjadi langkah preventif, membantu deteksi dini penyakit tertentu, sekaligus mendukung misi perusahaan untuk memberikan perlindungan kesehatan,” terangnya.
Selain program donor darah, kolaborasi Muhammadiyah dan Prudential Syariah juga mencakup pengelolaan wakaf secara profesional, edukasi literasi keuangan syariah, serta pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.
Melalui inisiatif Community Investment, kedua pihak berkomitmen menghadirkan dampak sosial berkelanjutan, termasuk dengan penunjukan MPW PP Muhammadiyah sebagai nazhir wakaf dan penyelenggaraan kelas edukasi keuangan syariah. (*)
| Kisah Tukang Becak Angkut Bupati Berharap Dibayar Rp100 Ribu Kecele Ternyata Cuma Dapat Rp25 Ribu |
|
|---|
| Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian, Polisi: Ada Pasir Isap |
|
|---|
| Dodi Tewas Dianiaya Setelah Dituduh Curi Buah Matoa, Ayah: Anak Saya Diperlakukan seperti Binatang |
|
|---|
| Lapor Pelecehan Seksual Malah Dibui, Kisah Pilu Pegawai Magang BUMN yang Terjerat UU ITE Atasannya |
|
|---|
| Danke Rajagukguk Diperiksa Kejagung Buntut Kasus Amsal Sitepu, Ini Sosok Penggantinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250928_donor-darah.jpg)