Banjir Aceh
Nasib Napi di Lapas Aceh Tamiang, Dilepas Karena Ketinggian Banjir Seatap
Banjir besar yang menerjang Kabupaten Aceh Tamiang membuat narapidana di lembaga pemasyarakatan
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM - Banjir besar yang menerjang Kabupaten Aceh Tamiang membuat narapidana di lembaga pemasyarakatan (lapas) di wilayah itu di lepas.
Hal itu karena banjir di kawasan itu sempat mencapai ketinggian atap bangunan.
Para warga binaan itu 'bebas' untuk sementara waktu meski aparat berjanji akan melakukan 'inventarisasi' ulang.
Baca juga: 5 Napi Lapas Purwokerto Dipindahkan ke Nusakambangan, Dikawal Ketat Sesuai SOP Keamanan
Baca juga: Kisah Nenek 71 Tahun dan Pria Lumpuh Selamat dari Banjir Sumatera, 10 Hari Bertahan Minum Air Hujan
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengatakan, pihaknya terpaksa mengeluarkan warga binaan dari sebuah lembaga pemasyarakatan (lapas) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, setelah banjir di kawasan tersebut mencapai ketinggian atap bangunan.
Agus mengungkapkan hal itu saat ditemui setelah pengiriman bantuan kemanusiaan bagi korban banjir Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di Kantor Kemenimipas, Jakarta, Jumat (5/12/2025).
“Ada satu lapas di Tamiang yang karena sudah sampai di atap, ini terpaksa warga binaan pemasyarakatan yang ada di sana, ya, harus dikeluarkan dengan alasan kemanusiaan,” kata Agus, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (6/12/2025).
Menurut dia, hingga kini keberadaan para warga binaan tersebut belum sepenuhnya dapat dipastikan mengingat situasi di lapangan masih belum kondusif dan belum memungkinkan untuk pendataan menyeluruh.
“Mudah-mudahan nanti setelah semuanya reda, nanti kita akan bisa inventarisasi kembali. Namun, alasannya adalah alasan kemanusiaan. Nanti kalau enggak dilepas, kalau sampai ke atap (banjirnya), nanti kami yang salah,” ujar dia.
Kronologi Tindakan Asusila Penyebab Ketua KPU Hasyim Asy’ari Diberhentikan
Artikel Kompas.id
Agus menegaskan bahwa jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah diperintahkan untuk menangani situasi tersebut, sementara Ditjen Imigrasi juga dikerahkan untuk mendata kondisi unit pelaksana teknis (UPT) yang terdampak banjir.
“Nanti dari hasil revitalisasi, nanti akan kita ketahui, kerusakan-kerusakan apa yang ditemukan, permasalahan-permasalahan apa yang terjadi, dampak daripada bencana nanti akan kita lalukan upaya penanggulangan bersama,” ucap dia.
Pada Jumat, Kemenimipas mengirimkan bantuan berupa beras, kebutuhan wanita dan bayi, hingga makanan untuk korban banjir di wilayah utara Sumatera, tepatnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Agus menjelaskan bantuan tersebut dikirimkan melalui TNI Angkatan Laut. Hal ini mengingat jenis bantuan yang dikirimkan terbilang berat jika via udara.
“Kita kirimkan 20 ton beras, 1.500 pasang pakaian dalam wanita, 3.120 pieces pembalut wanita, 3.152 pieces pampers (popok) anak-anak, 9.200 kaleng susu, 2.660 kaleng sarden, 2.000 dus mi instan, dan 2.000 kaleng biskuit,” kata Agus.
Baca juga: Wakapolri Kunjungi Aceh Tamiang, Perintahkan Percepatan Distribusi Logistik
Dia mengatakan, bantuan ini merupakan wujud keprihatinan dan bentuk solidaritas sosial Kemenimipas bagi korban banjir.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kemenimipas yang telah berdonasi.
“Sebagai tindak lanjut arahan Bapak Presiden, kita semua turut prihatin dan punya kewajiban sosial untuk berkontribusi membantu meringankan penderitaan dari teman-teman kita yang sampai ini mungkin masih ada yang belum mendapatkan bantuan,” ucap dia. (*)
Artikel telah tayang di kompas.com
| Nasib Tragis Muhammad Saleh, Hilang 2 Bulan Setelah Banjir Aceh Kini Ditemukan di Atas Tanaman Sawit |
|
|---|
| Cara Rumah Makan di Semarang Rangkul Mahasiswa Asal Sumatera: Ajak Makan Siang, Dengarkan Cerita |
|
|---|
| Nasib Bupati Aceh Selatan Setelah Nekat Umrah Saat Banjir, Kemendagri Ambil Tindakan |
|
|---|
| Potret Rumah Sakit di Aceh Tak Sanggup Tampung Pasien Korban Banjir, Dirawat di Lantai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ilustrasi-Penjara-2.jpg)