Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Konsumsi BBM Meningkat Saat Libur Nataru, Pertamina Siagakan 59 Mobil Tangki

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memprediksi konsumsi BBM khususnya gasoline meningkat selama periode Libur Nataru.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Eka Yulianti Fajlin
KESIAPAN NATARU - Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto (ketiga dari kiri) memberikan keterangan pers terkait kesiapan Pertamina menghadapi Nataru, didampingi jajaran manajemen pertamina, dan Dinas ESDM Jateng, Selasa (9/12/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memprediksi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) khususnya gasoline meningkat selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 

Pertamina telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Nataru lebih awal sejak 13 November 2025 dan akan berlangsung hingga 11 Januari 2026.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto mengatakan, hadirnya satgas lebih awal ini untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat jauh sebelum puncak arus Nataru. 

Terlebih, wilayah Jawa Tengah dan DIY merupakan jalur perlintasan utama dari Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten menuju Jawa Timur, serta menjadi daerah tujuan wisata dan mudik.

Selama periode 15 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, Pertamina memproyeksikan terjadi kenaikan konsumsi bensin atau gasoline rata-rata sebesar 5,6 persen, dari konsumsi normal harian sekitar 13.400 kiloliter per hari.

Sementara itu, konsumsi diesel atau gasoil justru diperkirakan mengalami penurunan sekitar 4,7 persen.

Baca juga: Sambut Libur Nataru, Pertamina Patra Niaga Diskon Avtur Agar Tiket Terjangkau

Untuk kebutuhan kereta api, konsumsi BBM diprediksi meningkat hingga 3,5 persen, dari sebelumnya sekitar 126 kiloliter menjadi 130 kiloliter per hari.

Adapun, avtur diperkirakan hanya mengalami kenaikan sekitar 1,6 persen. 

Hal tersebut dipengaruhi oleh masih cukup memadainya ketersediaan kursi penerbangan reguler.

Meski demikian, Pertamina tetap mengantisipasi potensi meningkatnya penerbangan non-reguler.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penambahan flight non-reguler apabila terjadi lonjakan permintaan," jelasnya, saat konferensi pers kesiapan Nataru, Selasa (9/12/2025). 

Selain BBM, Pertamina juga memproyeksikan peningkatan konsumsi LPG sebesar 3,6 persen selama periode Nataru.

Untuk LPG subsidi 3 kilogram, kenaikan diperkirakan mencapai 3,13 persen atau sekitar 4.600 metric ton per hari.

Sementara itu, LPG non-subsidi diprediksi melonjak lebih tinggi hingga 18,9 persen atau hampir 19 persen dari konsumsi normal harian sekitar 146 metric ton per hari. 

"Regional Jawa bagian tengah ini merupakan tujuan mudik dan juga tujuan wisata. Jadi, konsumsi perhotelan, kemudian rumah makan, restoran dan seterusnya itu kami perkirakan ada permintaan yang cukup tinggi," terangnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved