Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kriminal

Remaja Berkepala Botak Ini Tikam Pelayan Kafe Cuma karena Pesanan Datang Terlambat

Kepolisian mengamankan seorang remaja berinisial DA (16) terkait kasus penikaman terhadap seorang karyawan kafe

Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
PENIKAMAN - DA (16) diamankan polisi setelah menikam karyawan kafe Firman (28). Penikaman terjadi di Pasar Senggol, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Sabtu (13/12/2025) sekira pukul 02.30 WITA. Dok Tribun Timur 

Ringkasan Berita:
  • Seorang remaja berusia 16 tahun ditangkap atas kasus penikaman karyawan kafe di Parepare.
  • Insiden terjadi di Pasar Senggol pada Sabtu dini hari dan dipicu rasa tersinggung pelaku.
  • Pelaku sempat melarikan diri sebelum akhirnya diamankan polisi untuk proses hukum lanjutan.

 

TRIBUNJATENG.COM - Kepolisian mengamankan seorang remaja berinisial DA (16) terkait kasus penikaman terhadap seorang karyawan kafe bernama Firman (28) di kawasan Pasar Senggol, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (13/12/2025) sekitar pukul 02.30 WITA.

Insiden bermula saat pelaku berada di lokasi untuk memesan makanan dan minuman.

Menurut keterangan kepolisian, pelaku merasa tersinggung setelah terjadi interaksi yang dinilainya tidak menyenangkan dengan korban, hingga berujung pada tindakan kekerasan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Parepare, AKP Muh Agus Purwanto, menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari korban.

Upaya pencarian dilakukan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan.

DA ditangkap di kawasan BTN Grand Zam-zam, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, pada Minggu (14/12/2025) sore.

Saat diamankan, pelaku diketahui masih berusia di bawah umur.

Baca juga: 2 Anggota Geng Motor Ditembak, Serang Polisi Pakai Senjata Tajam Saat Hendak Ditangkap

Baca juga: Rumah Warga Jrahi Pati Hancur Berantakan Tertimpa Longsor

"Sudah kami amankan pelakunya, berinisial DA masih berumur 16 tahun," katanya kepada Tribun-Timur.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif penikaman dipicu rasa tersinggung.

Pelaku sempat melayangkan protes karena pesanannya datang terlambat, lalu mendatangi korban dan melakukan penikaman dari arah belakang.

"Nah setelah pesanannya datang, pelaku ini merasa selalu ditatap sinis oleh korban.

Kemudian dia (pelaku) mendatangi korban dan langsung menikam punggung," ungkapnya.

Usai kejadian, pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Kabupaten Sidrap sebelum akhirnya kembali ke Parepare dan berhasil diamankan oleh aparat kepolisian.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved