Kecelakaan Motor Tertabrak Kereta Api
Identitas 3 Korban Tewas Kecelakaan Maut Kereta Api vs Motor di Pekalongan, Ibu dan Dua Anak
Seorang ibu, bersama dua anaknya meninggal dunia setelah motor yang mereka kendarai tertemper kereta api di KM 98+300 antara Stasiun Sragi-Pekalongan.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kecelakaan maut terjadi di jalur rel kereta api wilayah Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan.
Seorang ibu, bersama dua anaknya meninggal dunia setelah motor yang mereka kendarai tertemper kereta api di KM 98+300 antara Stasiun Sragi-Pekalongan, Senin (29/12/2025) sore, saat kondisi hujan lebat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Ketiga korban diketahui melintas di jalur rel menggunakan sepeda motor Honda Vario 125 bernomor polisi G 4314 BT warna putih dari arah selatan ke utara. Diduga kuat, korban tidak menyadari adanya kereta api yang melintas akibat jarak pandang terbatas karena hujan deras.
Kapolsek Sragi AKP Turkhan membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, bahwa kecelakaan terjadi saat kondisi cuaca buruk yang menyebabkan visibilitas di sekitar rel menurun.
Baca juga: Untuk Pertama Kali, Liga Sepak Bola Putri Digelar di Pati
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Motor Dihantam Kereta Api Harina di Pekalongan, 3 Korban Tewas Di Lokasi
• Hasil Babak I Skor 1-1 Timnas U-19 Indonesia Vs Thailand Piala AFF U-19 Futsal, Garuda Kebobolan!
• BREAKING NEWS! Kecelakaan Motor Tertabrak Kereta Api di Sragi Pekalongan, Motor Hancur
"Pada saat kejadian hujan lebat sehingga jarak pandang terbatas. Korban melintas,, di jalur rel dan tidak mengetahui adanya kereta api yang melintas, hingga sepeda motor tertampar kereta dan ketiga korban terpental," ujar AKP Turkhan.
Ketiga korban masing-masing adalah Muji Rahayu Slamet (35), warga Dukuh Kendayaan, Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, bersama dua anaknya, Agung Januar Putra (11) dan Ajeng (7). Ketiganya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang diderita.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), titik benturan awal dengan posisi motor ditemukan berjarak sekitar 30 meter.
"Sementara posisi para korban ditemukan terpisah di sisi timur motor dengan jarak antara 6 hingga 8 meter, seluruhnya dalam posisi terkurap," ucapnya.
Petugas Polsek Sragi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, olah TKP, serta koordinasi dengan pihak terkait. Selanjutnya, ketiga korban dievakuasi ke RSUD Kraton untuk penanganan lebih lanjut.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur perlintasan kereta api, terutama saat kondisi cuaca buruk.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, memastikan kondisi aman, dan memperhatikan lingkungan sekitar sebelum melintas di jalur rel agar kejadian serupa tidak terulang," pungkas AKP Turkhan. (Dro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/LOKASI-TERTEMPER-KERETA-Anggota-Polres-Pekalongan.jpg)