Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

BREAKING NEWS Awan Panas Gunung Semeru Meluncur Sejauh 5 Kilometer, Waspada Lahar Dingin!

Langit di atas Kabupaten Lumajang berubah menjadi kelabu saat Gunung Semeru menyemburkan awan panas pada Minggu (11/1/2026).

Tayang:
Penulis: raka f pujangga | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Dok. PVMBG
ERUPSI - Luncuran awan panas Gunung Semeru sejauh 5 kilometer, di Lumajang, Jawa Timur, Minggu (11/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Gunung Semeru di Lumajang mengalami erupsi awan panas pada Minggu (11/1/2026) malam dengan jarak luncur mencapai 5 kilometer dari puncak kawah. 
  • Meski aktivitas geologi meningkat tajam, pemerintah memastikan pemukiman penduduk masih berada dalam radius aman dan mengimbau warga untuk tetap tenang. 
  • Saat ini Semeru masih berstatus Siaga (Level III) dengan larangan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan untuk menghindari risiko awan panas dan aliran lahar.

 

TRIBUNJATENG.COM, LUMAJANG - Langit di atas Kabupaten Lumajang berubah menjadi kelabu saat Gunung Semeru menyemburkan awan panas yang membumbung tinggi ke udara pada Minggu (11/1/2026).

Material vulkanik berupa guguran awan panas tampak meluncur deras menuruni lereng gunung, menciptakan pemandangan mencekam sekaligus menunjukkan aktivitas geologi yang meningkat tajam.

Fenomena alam ini memicu kesiagaan penuh di wilayah Jawa Timur di sekitar kaki gunung tertinggi di Pulau Jawa ini.

Baca juga: Mobil Elf PMI Magelang Terguling saat Pulang dari Opsar Pendaki Hilang di Gunung Slamet

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Isnugroho melaporkan awan panas mulai terekam pada pukul 22.26 WIB dan berlangsung hingga 22.39 WIB. 

Luncuran awan panas tersebut tercatat mencapai jarak 5 kilometer dari puncak kawah Gunung Semeru

Lahar Seismograf merekam getaran dengan amplitudo 27 milimeter saat awan panas meluncur.

"Awan panas terekam mulai pukul 22.26 WIB, saat ini sudah berhenti pada jarak 5 kilometer dari puncak," kata Isnugroho melalui sambungan telepon, Minggu (11/1/2026). 

Ia menambahkan, luncuran awan panas sudah berhenti dan jarak tersebut masih berada dalam zona aman dari permukiman penduduk.

"Masih aman dari permukiman penduduk," jelasnya.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan, jarak luncur awan panas sejauh 5 kilometer dari puncak masih berada di kawasan aman dan jauh dari permukiman penduduk.

Indah mengimbau warga untuk tetap tenang sambil memantau perkembangan informasi dari Pos Pantau Gunung Api Semeru. 

"Jarak luncurnya masih pada radius aman, warga sudah tahu harus apa, harapannya tidak ada hujan deras sehingga memicu banjir lahar," ujarnya.

Baca juga: Operasi Pencarian Pendaki Gunung Slamet yang Hilang Telah Ditutup, Tim SAR Masih Tetap Memantau 

Saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tengara sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak. (*)

 

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judu Awan Panas Gunung Semeru Meluncur Sejauh 5 Kilometer

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved