Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kriminal

ASN Staf Kecamatan Hajar Petugas SPBU, Camat : Antreannya Diserobot

Kasus dugaan penganiayaan dilaporkan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Cokrokusumo

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATIM
PENGANIAYAAN - Tangkapan layar CCTV di SPBU wilayah Parengan, Kabupaten Tuban. Seorang oknum staf kecamatan diduga menganiaya empat pegawai SPBU karena emosi antrean diserobot pembeli lain, Senin (9/2/2026). (TribunJatim.com/Muhammad Nurkholis) 

TRIBUNJATENG.COM - Kasus dugaan penganiayaan dilaporkan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Cokrokusumo Parengan–Bojonegoro, Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Insiden tersebut berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 18.24 WIB.

Dalam peristiwa ini, seorang staf Kecamatan Parengan berinisial J diduga melakukan penganiayaan terhadap empat orang pegawai SPBU yang tengah bertugas.

Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Bobby Wirawan Wicaksono Elsam menjelaskan, kejadian bermula saat terduga pelaku datang ke SPBU untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax.

Saat itu, J diketahui mengenakan kaos berwarna oranye dan mengendarai mobil hitam.

Karena diduga tidak sabar menunggu antrean, terduga pelaku kemudian melakukan tindakan kekerasan terhadap salah satu pegawai SPBU.

“Diduga karena tidak sabar mengantre, terlapor kemudian melakukan pemukulan terhadap korban VPF,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Korban pertama diketahui berinisial VPF (23), warga Kecamatan Soko. Melihat kejadian tersebut, seorang saksi berinisial AN (32), warga Kecamatan Bagilan, berupaya melerai.

Namun upaya tersebut justru berujung pemukulan terhadap AN pada bagian perut dan wajah.

Baca juga: Gawat, 1,62 Juta Warga Jateng Tak Lagi Terima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan

Situasi semakin memanas ketika saksi lain berinisial PS (48), warga Kecamatan Parengan, datang untuk menghentikan aksi tersebut.

Terduga pelaku kembali melakukan pemukulan hingga menyebabkan PS terjatuh dalam posisi terlentang.

Saksi lainnya, RW (48), warga Kecamatan Parengan, juga mencoba melerai, namun turut menjadi korban pemukulan pada bagian wajah.

“Total ada empat korban dalam kejadian tersebut. Kronologi ini kami peroleh berdasarkan keterangan para saksi serta hasil rekaman CCTV di lokasi,” imbuhnya.

Bobby menambahkan, perkara dugaan penganiayaan tersebut kini telah dilimpahkan dari Polsek Parengan ke Polres Tuban.

Kasus ini akan segera ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved