Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Detik-detik Anggota DPRD Dikejar dan Ditabrak Truk Usai Pergoki Transaksi Ilegal Solar Subsidi

Dugaan praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kabupaten Jember mencuat setelah Sekretaris

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Desta Leila Kartika
ILUSTRASI - Pengemudi kendaraan besar terlihat sedang mengisi Solar di SPBU 

Ringkasan Berita:
  • Anggota DPRD Jember melaporkan dugaan transaksi ilegal solar subsidi dan ancaman keselamatan ke Polres Jember.
  • Aksi pengejaran terhadap truk yang diduga mengangkut 4.000 liter solar berlangsung dramatis selama 49 menit sejauh 40 kilometer.
  • Polisi berjanji mengusut tuntas dugaan mafia BBM dan memperketat pengawasan distribusi bahan bakar.

 

TRIBUNJATENG.COM - Dugaan praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kabupaten Jember mencuat setelah Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, melaporkan kasus tersebut ke Polres Jember, Sabtu (14/3/2026).

Laporan itu berkaitan dengan temuan dugaan transaksi ilegal solar bersubsidi di sebuah SPBU di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Sumbersari.

Selain itu, David juga melaporkan dugaan ancaman terhadap keselamatannya setelah melakukan pengejaran terhadap truk yang diduga mengangkut solar subsidi secara ilegal.

David, yang juga menjabat sebagai Ketua Baret Rescue, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bermula saat dirinya memergoki aktivitas mencurigakan di SPBU pada dini hari.

“Ada dua macam persoalan.

Yang pertama tentang temuan kami tadi malam ketika kami menangkap basah pembelian BBM bersubsidi yang ilegal oleh oknum-oknum yang bekerja sama dengan oknum mafia BBM bersubsidi dan juga oknum pengawas SPBU," ujar David di Mapolres Jember.

Baca juga: Ketua LSM Harimau Bantah Ada Pengeroyokan Kades Hoho, Singgung Dugaan Kejanggalan Seleksi Kadus

 

Aksi Pengejaran Dramatis Hingga 40 Kilometer

Setelah mengetahui dugaan transaksi ilegal tersebut, David berupaya membuntuti sebuah truk yang dicurigai membawa solar subsidi.

Ia menyebut aksi pengejaran berlangsung cukup dramatis selama sekitar 49 menit dengan jarak tempuh sekitar 40 kilometer.

Truk tersebut diduga mengangkut sekitar 4.000 liter solar hasil modifikasi.

Dalam proses pengejaran, David mengaku beberapa kali dipepet oleh kendaraan tersebut hingga hampir mengalami kecelakaan.

“Si sopir ini kemungkinan atas perintah juragannya berani memepet mobil saya sampai terakhir di daerah Ambulu saya hampir saja masuk ke sungai setelah dipepet dan mobil saya tertancap di pagar jembatan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, David juga menyebut sopir truk sempat menabrak mobilnya saat ia mencoba melakukan penghadangan di kawasan Pasar Ambulu.

Situasi semakin memanas ketika di sekitar Jembatan Pontang, Ambulu, ia mengaku mendapat serangan dari sekelompok pemuda yang diduga berkaitan dengan pengangkut BBM ilegal tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved