Berita Regional
Polisi Sampai Berlutut Demi Cegah Bentrokan Dua Kelompok Warga
Insiden tersebut terjadi ketika dua kelompok masyarakat berkumpul di jalan desa dalam suasana emosi yang memanas.
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Bentrokan antarwarga nyaris terjadi di Desa Bulan, Ruteng, Manggarai, NTT, namun berhasil dicegah oleh aparat kepolisian.
- Dalam video yang viral, seorang anggota polisi bahkan terlihat berlutut memohon warga agar menahan diri.
- Polisi dan pemerintah daerah masih berjaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
TRIBUNJATENG.COM - Ketegangan antarwarga nyaris memicu bentrokan di Desa Bulan, Senin (16/3/2026).
Insiden tersebut terjadi ketika dua kelompok masyarakat berkumpul di jalan desa dalam suasana emosi yang memanas.
Peristiwa itu menjadi sorotan setelah video kejadian beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah warga dari dua kelompok berbeda saling berhadapan, bahkan beberapa di antaranya membawa senjata tajam seperti parang.
Situasi sempat memanas karena kedua kelompok berusaha mendekat satu sama lain.
Namun aparat kepolisian yang berada di lokasi langsung turun tangan untuk mencegah bentrokan terjadi.
Baca juga: Cuma Karena Uang Rp50 Ribu, Pria Siram Istri dengan Air Panas hingga Luka Bakar 80 Persen
Polisi Berlutut Redam Emosi Massa
Dalam video yang beredar, tampak seorang anggota polisi berlutut di hadapan warga sambil memohon agar kedua pihak menahan diri dan tidak melanjutkan konflik.
Sementara personel lainnya berusaha menenangkan situasi dengan memberikan imbauan kepada massa agar mundur dan kembali ke rumah masing-masing.
Upaya tersebut akhirnya berhasil meredakan ketegangan.
Setelah beberapa saat, kedua kelompok warga mulai membubarkan diri dan meninggalkan lokasi dengan pengawalan aparat keamanan.
Polisi dan Pemerintah Masih Siaga
Kasi Humas Polres Manggarai, Gusti Putu Sabanugraha, mengatakan hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pengamanan di lokasi kejadian.
Ia menyebut petugas bersama unsur pemerintah daerah masih berada di lapangan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
| Cahyaningrum Dewojati Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Beri Klarifikasi |
|
|---|
| Gaya Lansia Tipu Penjual Telur hingga 250 Kg, Ngaku TNI Berpangkat Kapten, Pakai Atribut Lengkap |
|
|---|
| "Assalamualaikum I Am Muslim Don't Shot" Detik-detik Kapten Asal Indonesia Ditembak Perompak Somalia |
|
|---|
| Pulang Selalu Bengong Wajah Datar, Kisah Balita yang Dibekap dan Diikat di Day Care Little Aresha |
|
|---|
| Sopir Angkot Dibakar Teman, Berawal Adu Mulut karena Antrean Diserobot di Pangkalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260316_bentrok.jpg)