Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kebakaran

Ledakan Hebat Saat Tongkang Minyak Hangus Dilalap Api, Satu Korban Tewas

Kebakaran hebat melanda kapal tongkang pengangkut minyak di kawasan docking perusahaan di Sungai Mentaya

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
Kapal tongkang pengangkut minyak di kawasan docking sebuah perusahaan di Sungai Mentaya, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terbakar pada Sabtu (28/3/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran tongkang pengangkut minyak di Sungai Mentaya menyebabkan korban jiwa dan luka.
  • Penyebab kebakaran masih diselidiki, sempat diduga akibat sambaran petir saat gerimis.
  • Proses pemadaman berlangsung sekitar tiga jam dengan kendala bahan bakar di kapal.

 

TRIBUNJATENG.COM - Kebakaran hebat melanda kapal tongkang pengangkut minyak di kawasan docking perusahaan di Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Sabtu (28/3/2026) malam.

Insiden ini menimbulkan korban jiwa serta memicu kepanikan warga sekitar akibat ledakan yang terdengar saat kejadian.

Peristiwa terjadi di wilayah Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, dengan dugaan awal kebakaran berlangsung sekitar pukul 17.30 WIB saat kondisi cuaca gerimis.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Multazam, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut mengakibatkan tiga korban, baik meninggal dunia maupun luka-luka.

“Satu orang meninggal dunia, satu orang identitasnya masih belum diketahui, dan satu orang lagi mengalami luka-luka di kepala,” beber Multazam saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (30/3/2026).

Ledakan yang menyertai kebakaran sempat membuat warga menduga penyebabnya adalah sambaran petir, mengingat kondisi cuaca saat itu sedang hujan ringan.

Namun hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

Baca juga: Soal Pemutusan Hubungan Kerja PPPK, Ini Kata Pemkot Semarang

“Hanya saja, sampai saat ini, penyebab pasti belum diketahui, masih simpang siur, jadi kami masih belum bisa memberikan jawaban terkait penyebabnya, masih diselidiki,” tambah Multazam.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama, yakni sekitar tiga jam.

Tim gabungan dari BPBD dan pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang diduga diperparah oleh keberadaan bahan bakar minyak di dalam kapal.

“Situasi kebakaran akhirnya dapat ditangani sekitar 20.15 WIB. Selanjutnya dilakukan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan berakhir kira-kira sekitar pukul 20.30 WIB,” imbuhnya.

Korban luka langsung mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, dalam proses penyisiran di lokasi, petugas menemukan satu jasad dalam kondisi yang memerlukan identifikasi lebih lanjut.

Tim juga melakukan pencarian di sekitar perairan Sungai Mentaya setelah menerima laporan adanya satu pekerja yang diduga hilang pascakejadian.

“Setelah sekitar tiga jam melakukan operasional pemadaman dan melakukan overhaul, akhirnya operasi pun dinyatakan selesai dan status kebakaran dinyatakan hijau,” pungkas Multazam.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved