Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bocah Tenggelam

Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas di Pantai Bleberan Cilacap, Bermula Mandi di Pantai

Pantai Bleberan Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap Jawa Tengah memakan korban pada Selasa (21/4/2026).

Tayang:
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
freepict
Ilustrasi tenggelam 

TRIBUNJATENG.COM - Pantai Bleberan Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap Jawa Tengah memakan korban pada Selasa (21/4/2026).

Seorang bocah berusia 11 tahun tenggelam ketika mandi di lokasi.

Korban ditemukan oleh warga dalam kondisi meninggal dunia tak lama setelah kejadian. 

Korban diketahui bernama Maulana Nahad Zidan (11), warga Desa Penggalang Kidul, Kecamatan Adipala.

Baca juga: Buron ke Jabar, Identitas 2 Pelaku Penganiayaan Remaja Hingga Patah Rahang di Pati Dikantongi Polisi

Baca juga: Harga BBM Melonjak, Warga Wonosobo Olah Sampah Plastik Jadi Dexlite

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah beraktivitas di area pantai.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Bima Kalih, menjelaskan bahwa Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap menerima laporan insiden tersebut sekitar pukul 17.10 WIB dari pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Adipala.

"Berdasarkan informasi, korban tenggelam sekitar pukul 16.00 WIB saat sedang mandi di pantai," ungkap Bima kepada wartawan, Selasa malam.

Merespons laporan tersebut, tim rescue dari Basarnas Cilacap segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 17.15 WIB.

Namun, upaya pencarian resmi belum sempat dilakukan secara luas karena korban telah ditemukan lebih dulu oleh warga sekitar pada pukul 17.28 WIB.

Maulana ditemukan sudah tidak bernyawa di sekitar lokasi tenggelam.

Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Puskesmas Adipala I untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Operasi SAR Ditutup Dengan ditemukannya korban dalam waktu singkat, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 17.50 WIB.

Seluruh unsur SAR yang sempat terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.

Kondisi cuaca di lokasi saat proses evakuasi berlangsung dilaporkan dalam keadaan berawan.

Kejadian ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat dan wisatawan untuk lebih waspada serta meningkatkan pengawasan, terutama terhadap anak-anak saat beraktivitas di area bibir pantai yang memiliki risiko gelombang tinggi. (*)

Sumber: kompas.com

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved