Berita Regional
Aqua Gandeng Rumah Sakit untuk Edukasi Kesehatan Keluarga & Air Minum Berkualitas
AQUA bersama platform parenting The Asian Parents kembali menghadirkan inisiatif edukatif di RS Mitra Keluarga Bintaro.
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – AQUA bersama platform parenting The Asian Parents kembali menghadirkan inisiatif edukatif melalui program “AQUA Goes to Hospital: Langkah Sehat Keluarga Adem”, yang diselenggarakan di RS Mitra Keluarga Bintaro pada Selasa 28 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian edukasi kesehatan keluarga yang akan berlangsung di berbagai rumah sakit besar di Jakarta dan sekitarnya sepanjang April hingga Desember 2026.
Mengangkat tema “Langkah Kecil, Dampak Besar: Tips Pilih Hidrasi Terbaik untuk Keluarga”, program ini menghadirkan edukasi langsung dari para ahli mengenai cara memilih air minum yang aman dan berkualitas, aktivitas edukatif, hingga interaksi langsung dengan para ibu sebagai pengambil keputusan kesehatan di rumah.
Baca juga: Pesta Kembang Api Menara Teratai Purwokerto Dibatalkan, Aqua Lantern Tetap Digelar
Fella Falencia, Marketing Manager AQUA menjelaskan, seri edukasi ini lahir dari kesamaan komitmen antara AQUA, The Asian Parents, dan RS Mitra Keluarga Bintaro untuk mendukung para ibu dalam menentukan pilihan terbaik bagi keluarga, termasuk dalam memilih air minum yang berkualitas untuk mendukung kebutuhan hidrasi sehat seluruh anggota keluarga termasuk anak-anak.
"Tidak hanya di rumah, kolaborasi kami dengan rumah sakit-rumah sakit besar di Jakarta dan sekitarnya, RS Mitra Keluarga Bintaro sebagai contoh, juga diharapkan dapat memaksimalkan proteksi kesehatan keluarga melalui hidrasi yang berkualitas," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com.
dr. Adelina Haryono, Sp.GK, AIFO-K, Dokter Spesialis Gizi Klinis RS Mitra Keluarga Bintaro, menyoroti bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum menyadari pentingnya kecukupan air minum harian.
“Banyak yang merasa sudah cukup minum, padahal faktanya masih banyak masyarakat yang mengalami kekurangan cairan."
"Tercatat sekitar 1 dari 5 anak dan remaja serta 1 dari 4 orang dewasa masih belum cukup minum air [hasil survey]," terangnya.
Padahal, kata dr Adelina, tubuh manusia terdiri dari sekitar 50-60 persen air, yang berperan penting dalam hampir seluruh fungsi tubuh, mulai dari pembentukan sel hingga menjaga keseimbangan cairan.
"Kebutuhan cairan berbeda-beda, tetapi secara umum anak membutuhkan sekitar 1,2–1,5 liter per hari, sementara orang dewasa sekitar 1,8–2 liter per hari [data Kementerian Kesehatan]. Dan yang terpenting, jangan menunggu haus untuk minum," jelasnya.
Sementara itu, dr. Tria Rosemiarti, Dipl in Nutrition, MKK, Nutrition Design & Hydration Science Research and Innovation AQUA, menekankan bahwa keamanan air minum masih menjadi tantangan di Indonesia.
“Masih banyak sumber air yang berisiko tercemar. Data dari Studi Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) menunjukkan bahwa 7 dari 10 rumah tangga di Indonesia masih mengonsumsi air yang terkontaminasi E-coli, dan hanya sebagian kecil yang memiliki akses air minum aman [data Kementerian Kesehatan]," ungkapnya.
Merebus air memang bisa membunuh sebagian besar bakteri, namun hal ini tidak menghilangkan logam berat ataupun senyawa lain yang mungkin ada di dalam air, terlebih jika kualitas sumber airnya tidak terjaga kualitasnya [WHO 2011].
Lebih lanjut, dr. Tria menjelaskan bahwa konsumsi terhadap air yang tidak terjaga kualitas sumbernya akan sangat berdampak pada tumbuh kembang anak.
"Hasil publikasi terbaru dari yang diterbitkan di Internasional Jurnal, mengungkapkan bahwa anak yang rutin terpapar air minum yang tidak aman dan mengandung kontaminasi mikrobiologis air, khususnya oleh bakteri Escherichia coli, meningkatkan risiko stunting hingga 4,14 kali."
| Kakak Beradik Tewas Tertimpa Truk Bermuatan Pupuk, Ayah Korban Histeris Lihat Jenazah Terbujur |
|
|---|
| Peristiwa Tragis Berakhir dengan Kematian Pasutri Sularni-Nur Khasanah Akibat Luka Bakar Parah |
|
|---|
| Gaji Pengasuh Daycare Litte Aresha Jogja, 1 Orang Rawat 10 Bayi dan Diajari Mengikatnya |
|
|---|
| Beli Tunai Rp1,3 Miliar Tapi Mau Disita, Pemilik Lexus Kini Pidanakan BFI Finance dan Debt Collector |
|
|---|
| Sosok Antoni, Pecatan ASN Jadi Dalang Pemalsuan SK hingga Raup Rp1,5 Miliar Demi Judi Online |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260428_AQUA-bersama-platform-parenting-The-Asian-Parents_1.jpg)