Sinkhole Gunungkidul
Penampakan Sinkhole di Gunungkidul, Dari 2 Meter Jadi 10 Meter
Sinkhole atau tanah berlubang yang ditemukan di Banagung, Tileng, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul semakin melebar.
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM - Sinkhole atau tanah berlubang yang ditemukan di Banagung, Tileng, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul semakin melebar.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan menggandeng perguruan tinggi.
Sebab diperlukan penelitian sebelum menentukan langkah tindak lanjut.
Lubang tersebut diketahui muncul pada 4 Maret 2026 lalu.
Saat itu, diameternya sekitar 2 meter dengan kedalaman 2 meter.
Namun kini semakin melebar. Diameter dilaporkan mencapai 10 meter dengan kedalaman 4 meter.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Edy Winarta mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dan saat ini sedang dilakukan proses pendataan.
BPBD berencana menggandeng perguruan tinggi dan pihak-pihak terkait.
"Untuk penanganan ke depan biasanya kami menggandeng perguruan tinggi untuk melakukan koordinasi dan pengecekan di lapangan," kata Edy.
Ia menjelaskan, dalam melakukan penanganan diperlukan penelitian terlebih dahulu.
"Untuk menanggulanginya dasarnya dari situ riset atau penelitian terlebih dahulu baru kita bisa menentukan langkah tindak lanjutnya akan kami lakukan seperti apa," imbuhnya.
Personel Tagana Kalurahan Tileng, Ngatijan mengatakan, pemilik lahan bingung karena kondisi sinkhole semakin melebar, dan dalam.
Selain semakin melebar, di sekitar amblesan juga muncul retakan tanah.
"Setelah saya ukur itu lebarnya itu 10 meter dan dalamnya itu mencapai 4 meter.
Retakkan-retakan tanah di sekitar amblesan itu panjangnya untuk per hari ini itu sampai 10 meter dan itu retakannya tidak hanya di satu retakan tapi ada beberapa retakan yang memang mengelilingi sinkhole ini," kata dia.
Ia mengatakan, sinkhole ini berada di lahan produktif, dan masih digunakan untuk menanam.
Sementara ini pihaknya memasang pembatas menggunakan batang singkong.
"Memang karena ini semakin hari itu semakin lebar ini untuk sementara waktu tadi saya pasangi pembatas menggunakan batang singkong," kata dia. (*)
Sumber: kompas.com
| Harga Perawatan yang Dibayar Korban Mantan Puteri Indonesia Riau 2024, Bukannya Cantik Malah cacat |
|
|---|
| Kisah Pilu Kiki, Bocah yang Makan Rumput karena Lapar, Videonya Viral |
|
|---|
| Diduga Lebih dari 50 Santriwati Yatim Jadi Korban Pencabulan Oknum Kiai di Pati |
|
|---|
| Cerita Guru ASN Dipecat karena Dinilai Bolos 181 Hari, Sempat Kritik Aturan Absensi Sekolah |
|
|---|
| Sebelum Diseret Petugas, Terdakwa Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni Teriak Sebut Pelaku Lain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260430_sinkhole.jpg)