Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Oknum Ojol Diduga Rudapaksa Siswi SD Hingga Trauma Trauma, Berikut Kronologinya

Oknum ojek online (Ojol) diduga menjadi pelaku kekerasan seksual dengan jorban anak di bawah umur

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
via tribunnewsbogor
Ilustrasi dugaan pemerkosaan. 

 

Ringkasan Berita:
  • Dalam perjalanan, keduanya didatangi seorang pria tak dikenal.
  • Pria tersebut mengendarai sepeda motor dan mengenakan jaket beratribut layanan transportasi daring alias ojol.
  • Pelaku kemudian diduga menawarkan tumpangan kepada korban dengan disertai bujuk rayu.

 

TRIBUNJATENG.COM - Oknum ojek online (Ojol) diduga menjadi pelaku kekerasan seksual dengan jorban anak di bawah umur.

Peristiwa ini terjadi di wilayah Kecamatan Gandus, Palembang, Minggu (3/5/2026) malam.

Akibat kejadian yang menimpanya, korban disebut masih dalam kondisi trauma.

Kasus dugaan pemerkosaan tersebut kini tengah ditangani serius oleh Polrestabes Palembang.

Baca juga: Jasad Sopir Ditemukan di Truknya, Jenazah Diikat, Mulut Dilakban dan Ditutup Koran

Kronologi kejadian

Korban berinisial PS (12), seorang pelajar SD, saat itu tengah bersama temannya menuju kegiatan di sekitar lingkungan tempat tinggalnya sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Karang Sari, Kelurahan Gandus.

Dalam perjalanan, keduanya didatangi seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor dan mengenakan jaket beratribut layanan transportasi daring alias ojol.

Pelaku kemudian diduga menawarkan tumpangan kepada korban dengan disertai bujuk rayu.

Namun, situasi berubah ketika pelaku diduga mulai memaksa korban untuk ikut bersamanya.

Teman korban yang panik dan ketakutan memilih meninggalkan lokasi dan langsung pulang untuk melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua korban.

Ditemukan dalam Kondisi Trauma

Tak lama setelah itu, keluarga bersama warga melakukan pencarian hingga korban ditemukan dalam kondisi trauma.

Korban kemudian segera dibawa pulang sebelum akhirnya kasus tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.

Menerima laporan tersebut, aparat Polrestabes Palembang langsung bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan terhadap korban, pelapor, serta sejumlah saksi di lapangan.

Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti awal.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved