Astra Motor Jateng
Penting! Visibilitas dan Kontrol Kunci Berkendara saat Hujan Melanda
Pengendara motor wajib tahu. Visibilitas dan kontrol jadi kunci berkendara saat hujan melanda.
Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
Cek Visibilitas: Jika kita saat posisi diam dan tidak begitu jelas melihat objek di depan sejauh 50 meter (kurang lebih jarak 10-12 mobil), maka hujan sudah terlalu deras.
Jangan paksakan diri untuk terus berkendara.
Ingat saat kita berkendara akan memiliki kecepatan, maka tubuh kita akan lebih banyak menerima derasnya air hujan dibanding saat kita berhenti atau tidak memiliki kecepatan.
Baca juga: Jagoan Astra Motor Jateng dari Kendal Raih Podium Pertama Ajang Safety Riding Honda Nasional 2025
Perhatikan Genangan Air: Jika melihat banyak genangan air di jalan, apalagi genangan yang tidak terlihat kedalamannya atau dasarnya, ini adalah tanda bahaya.
Aquaplaning bisa terjadi tanpa peringatan.
Dengarkan Hujan dan Angin: Jika suara hujan sangat kencang dan disertai angin kencang yang bisa menggeser motor kita, ini adalah tanda untuk segera mencari tempat berteduh yang aman.
Rasakan Kontrol Motor: Jika kita merasa motor Anda menjadi lebih sulit dikendalikan atau ban terasa "melayang", segera menepi.
Ini bisa menjadi tanda awal aquaplaning.
Ketika hujan turun, nilai situasinya dengan kepala dingin.
Jika tidak aman, carilah tempat berteduh yang aman untuk diri kita maupun motor.
Hujan yang tampaknya tidak berbahaya bisa menjadi ancaman jika jalanan di depan Anda memiliki banyak lubang atau genangan air yang tidak terlihat. (Laili S/***)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250826_Astra-honda-Jateng_Berkendara-saat-Hujan.jpg)