Otomotif
Mesinnya Mirip, Kenapa Honda Scoopy, BeAT, dan Genio Punya Karakter Berbeda?
Meski memiliki dapur pacu serupa, karakter berkendara ketiganya ternyata berbeda.
Penulis: budi susanto | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Banyak orang mengira Honda Scoopy, BeAT, dan Genio menggunakan mesin yang berbeda.
Padahal, tiga skutik 110 cc andalan Honda tersebut mengusung basis mesin yang sama, yakni mesin eSP berteknologi PGM-FI yang dikenal irit bahan bakar dan nyaman digunakan untuk mobilitas sehari-hari.
Meski memiliki dapur pacu serupa, karakter berkendara ketiganya ternyata berbeda.
Baca juga: Kenapa Honda Supra Dijuluki “Supra Bapak”? Ternyata Ini Alasannya, Masih Eksis di Jawa Tengah
Hal itu dipengaruhi oleh desain, bobot kendaraan, ukuran roda, hingga segmentasi pengguna yang dibidik.
Data dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Honda menunjukkan setiap model skutik dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen yang berbeda-beda.
Honda BeAT misalnya, lebih banyak dipilih masyarakat yang membutuhkan kendaraan praktis untuk aktivitas harian.
Bobotnya yang ringan membuat motor ini terasa lincah saat digunakan di jalan perkotaan.
Sementara Honda Genio hadir dengan desain yang lebih modern dan menyasar kalangan muda yang menginginkan skutik bergaya namun tetap praktis untuk digunakan sehari-hari.
Di sisi lain, Honda Scoopy mengusung konsep retro modern dengan penggunaan ban yang lebih lebar sehingga memberikan sensasi berkendara yang lebih nyaman dan stabil.
Di Jawa Tengah, ketiga skutik tersebut memiliki pasar yang cukup besar dan menjadi penyumbang utama penjualan sepeda motor Honda.
Beberapa waktu lalu, Region Head Astra Motor Jawa Tengah, Ronaldo Wijaya, mengatakan, Honda BeAT, Genio, dan Scoopy masih menjadi ujung tombak penjualan skutik Honda di wilayah Jawa Tengah.
Lalu bagaimana pengalaman konsumen menggunakan tiga skutik tersebut?
Rizal, warga Kota Semarang, mengaku memilih Honda BeAT karena irit dan mudah dikendarai.
"Setiap hari saya pakai untuk bekerja. Rasanya ringan dan biaya perawatannya juga tidak mahal," ujarnya, Senin (8/6/2026).
Berbeda dengan Rizal, Arianto, warga Solo, justru menjatuhkan pilihan pada Honda Genio.
| Menyusuri Selatan Jawa Tengah Bersama Skutik Premium, Jalur Pansela Penuh Pesona |
|
|---|
| Mobil Listrik Semakin Dilirik Masyarakat Jawa Tengah, Infrastruktur Semakin Merata |
|
|---|
| Skutik Oranye di Jalur Guci Itu Bikin Penasaran, Ternyata Bukan Motor Biasa |
|
|---|
| Mesin Honda Seri KPH Kembali Naik Daun, Jadi Favorit Pecinta Drag Race Asia Tenggara |
|
|---|
| Ratusan Pengguna Skutik Retro Keliling Kota Semarang Dalam Classy Ride & Chill 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260608_Honda-Scoopy-diparkir-depan-gerbang.jpg)