Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mudik Lebaran 2026

Berkah Program Mudik Gratis, Andi Perantauan Asal Jaken Pati Hemat Jutaan Rupiah

Suasana haru dan bahagia menyelimuti halaman Pendopo Kabupaten Pati, Senin (16/3/2026) malam, saat rombongan bus program mudik gratis tiba.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Mazka Hauzan Naufal
MUDIK GRATIS - Andi Sundoro, perantau asal Pati tiba di halaman Pendopo Kabupaten Pati, Senin (16/3/2026) malam. Dia merupakan salah satu peserta program mudik gratis dari Pemkab Pati bersama Pemprov Jateng dan sejumlah sponsor. 

Setibanya di Pendopo, para pemudik disambut langsung oleh jajaran Pemkab Pati sebelum akhirnya difasilitasi untuk melanjutkan perjalanan ke wilayah kecamatan masing-masing. 

Untuk diketahui, berdasarkan rilis Prokompim Setda Kabupaten Pati, terdapat total 702 pemudik yang mengikuti program ini. 

Adapun armada yang disediakan total 16 bus. 10 bus disediakan Pemkab Pati, tiga dari Pemprov dan Bank Jateng, dua dari Semen Gresik, dan satu dari Jasa Raharja. 

Kedatangan rombongan ini disambut langsung oleh Pj Sekda Kabupaten Pati, Teguh Widyatmoko.

Baca juga: 2 Kasus Pengeroyokan Tongtek Waktu Sahur di Pati: Korban Meninggal Akibat Luka Tusuk

Hartono Sopir Bus Mengira Rombongan Acara Bukber, Ternyata Pejabat Pemkab Cilacap Hasil OTT KPK

Dia menjelaskan, program ini merupakan komitmen tahunan pemerintah daerah untuk membantu warga Pati di perantauan agar bisa pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

“Mudik gratis ini adalah komitmen Pemkab Pati untuk membantu meringankan beban para perantau yang mungkin hanya bisa pulang setahun sekali saat momentum Lebaran,” ujar Teguh. 

Dia menambahkan, program ini sangat dirasakan manfaatnya terutama mengingat lonjakan harga tiket bus selama musim mudik.

Dia menyebut, harga tiket saat ini bisa naik hingga 100 persen atau lebih, dari harga normal Rp250 ribu menjadi Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per orang.

"Seandainya sekeluarga berempat, sudah bisa dihitung berapa rupiah yang harus dikeluarkan untuk bisa mudik bertemu keluarga."

"Dengan program ini, mereka bisa berhemat hingga jutaan rupiah," tuturnya.

Meski antusiasme warga sangat tinggi, Teguh mengakui bahwa armada yang tersedia saat ini belum mampu mengakomodir seluruh warga Pati yang ada di Jakarta.

Dia berharap partisipasi dari perusahaan dan tokoh masyarakat dapat meningkat, sehingga pada 2027 jumlah armada yang disediakan bisa bertambah. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved