Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Tambal dan Lapis Aspal, DPUPR Prioritaskan Perbaikan Jalan Gatot Subroto Pekalongan

Untuk penanganan kerusakan berat di Jalan Gatot Subroto, Pemkot Pekalongan mengalokasikan anggaran sekira Rp200 juta bersumber APBD.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
Istimewa/PEMKOT PEKALONGAN
PERBAIKAN JALAN - Petugas DPUPR Kota Pekalongan melakukan perbaikan Jalan Gatot Subroto dengan metode tambal lubang dan pelapisan aspal di titik kerusakan yang dinilai cukup parah dan mengganggu pengguna jalan, Selasa (24/2/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - DPUPR Kota Pekalongan memprioritaskan perbaikan Jalan Gatot Subroto dengan metode tambal lubang dan pelapisan aspal di sejumlah titik kerusakan yang dinilai cukup parah dan mengganggu pengguna jalan.

Kepala DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin mengatakan, penanganan ruas jalan tersebut telah mulai dilakukan sejak dua hingga tiga pekan lalu.

"Namun, proses perbaikan sempat terhenti akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung, sehingga material yang telah dipasang kembali rusak akibat hujan deras dan genangan air," katanya, Rabu (25/2/2026).

Baca juga: 61 Titik Penukaran Uang Tersebar di Eks Karesidenan Pekalongan, Pemesanan Wajib via PINTAR

Pemesanan Tiket KA Lebaran di Stasiun Pekalongan Tembus 34 Ribu Penumpang

Menurutnya, lubang-lubang besar di sepanjang ruas jalan sebelumnya telah diisi menggunakan Lapis Pondasi Agregat (LPA) atau sirtu yang dicampur dengan pecahan batu, kemudian dipadatkan sebelum dilakukan pelapisan aspal. 

Akan tetapi, curah hujan tinggi menyebabkan material tergerus dan lubang kembali muncul di permukaan jalan.

Seiring kondisi cuaca yang mulai kondusif dalam beberapa hari terakhir, DPUPR kembali melanjutkan pekerjaan dengan melakukan dropping material sejak akhir pekan lalu dan dilanjutkan pengisian LPA.

Selanjutnya, jalan akan diperkeras sebelum dilapisi aspal pada bagian atasnya.

"Perbaikan dilakukan di sepanjang Jalan Gatot Subroto mulai dari lampu lalu lintas (bangjo) Bendo hingga perbatasan Kabupaten Pekalongan bagian selatan," ujarnya.

Kemudian, khusus pada ruas jalan di depan pasar yang mengalami kerusakan cukup berat, akan dilakukan penanganan berbeda dengan penambahan lapisan aspal setebal empat sentimeter pada jalan selebar delapan meter dengan panjang sekira 130 meter.

Pihaknya menargetkan, perbaikan dapat diselesaikan dalam waktu tujuh hingga 10 hari apabila kondisi cuaca tetap mendukung.

"Jika terjadi hujan deras, berpotensi merusak kembali material yang telah dipasang di lapangan," ucapnya.

Untuk penanganan kerusakan berat pada ruas sepanjang 130 meter tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekira Rp200 juta yang bersumber APBD Kota Pekalongan.

Sementara itu, perbaikan pada titik kerusakan ringan lainnya akan dilakukan dengan metode tambal menggunakan LPA yang dipadatkan sebelum dilapisi aspal.

Khaerudin menambahkan, keterbatasan anggaran menjadi alasan perbaikan belum dapat dilakukan secara menyeluruh di seluruh ruas jalan.

"Saat ini, DPUPR hanya memiliki alokasi anggaran pemeliharaan jalan sekira Rp3,5 miliar yang harus mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun anggaran," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved