Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Wali Kota Pekalongan Aaf Tegaskan Petasan Bukan Tradisi Aman

Wali Kota Pekalongan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan salat Idulftri dan rangkaian perayaannya pada tahun ini.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
Istimewa/PEMKOT PEKALONGAN
SALAT IDULFITRI - Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid seusai salat Idulfitri di Lapangan Mataram Pekalongan, Sabtu (21/3/2026). Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan menegaskan bahwa penggunaan petasan bukanlah tradisi yang aman dan harus dihindari. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Pekalongan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Ribuan jamaah memadati Lapangan Mataram untuk melaksanakan salat Idulfitri, Sabtu (21/3/2026), yang berjalan tertib dan lancar.

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan salat Idulftri dan rangkaian perayaan Lebaran tahun ini.

Dia menilai, situasi secara umum berjalan aman dan kondusif meskipun terdapat perbedaan waktu pelaksanaan di sebagian masyarakat.

Baca juga: Alhamdulillah, PPPK Paruh Waktu Kota Pekalongan Dapat THR Rp500 Ribu

ASN Pemkot Pekalongan Diminta Patuh, KPK Larang Kendaraan Dinas untuk Mudik

"Alhamdulillah seluruh rangkaian Lebaran hingga pelaksanaan salat Idulfitri berjalan baik dan lancar," ujarnya, Minggu (22/3/2026).

Namun demikian, Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan menegaskan bahwa penggunaan petasan bukanlah tradisi yang aman dan harus dihindari.

Hal ini menyusul adanya insiden petasan yang menyebabkan korban luka hingga dalam kondisi kritis.

"Petasan ini sering dianggap sebagai tradisi, padahal sangat berbahaya."

"Kami sangat menyayangkan masih adanya kejadian yang menimbulkan korban. Ini harus menjadi perhatian bersama," tegasnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk merayakan Idulfitri dan rangkaian Syawalan dengan kegiatan yang lebih positif dan aman.

Tradisi yang berkembang di masyarakat seperti festival balon diharapkan tetap dilestarikan namun dilaksanakan secara tertib dan tidak membahayakan.

"Silakan merayakan Lebaran dengan penuh kegembiraan, tetapi tetap mengedepankan keselamatan."

"Hindari penggunaan petasan dan lakukan kegiatan yang lebih bermanfaat," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved