Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

Perpusnas RI Gandeng UIN Saizu Perkuat Pemberdayaan Perpustakaan di Banyumas

Perpusnas RI Gandeng UIN Saizu Perkuat Pemberdayaan Perpustakaan di Banyumas

Editor: Editor Bisnis
Ist
Perpusnas RI Gandeng UIN Saizu Perkuat Pemberdayaan Perpustakaan di Banyumas 

 

TRIBUNJATENG.COM - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menggandeng UPT Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto bersinergi melakukan penguatan pemberdayaan perpustakaan sekolah/madrasah dan perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Banyumas.

Acara yang diinisiasi Pusat Pembinaan Pustakawan dan Sumberdaya Manusia Perpustakaan dan Teknologi (P3SMPT) itu berlangsung di Hall UPT Perpustakaan UIN Saizu. Acara diikuti 109 peserta yang terdiri dari pustakawan sekolah, madrasah, perguruan tinggi, serta pengelola perpustakaan desa dan kelurahan penerima bantuan buku bermutu dari Perpusnas RI.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Banyumas, Agus Anggraito menegaskan pentingnya peran perpustakaan di era modern. Menurutnya, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai gudang buku, tetapi juga harus menjadi pusat pengetahuan, kreativitas, dan inovasi bagi masyarakat.

“Perpustakaan tidak lagi sekadar tempat menyimpan buku, tetapi harus menjadi pusat pengetahuan dan inovasi yang hidup di tengah masyarakat,” tegas Agus dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Saizu Purwokerto, Nurkhikmah mengapresiasi kolaborasi strategis ini. Ia menilai kerjasama dengan Perpusnas RI menjadi langkah nyata untuk memperkuat jejaring literasi di Banyumas.

“UIN Saizu siap mendukung kegiatan ini, terutama dalam membangun kolaborasi lintas perpustakaan. Kerjasama ini sejalan dengan visi UIN Saizu sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban,” jelasnya.

Acara dibuka resmi Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, Mariana Ginting. Ia menekankan pentingnya membangun budaya literasi yang kuat sebagai fondasi kemajuan bangsa. “Dengan budaya literasi yang kokoh, kita akan melahirkan generasi berpengetahuan, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Materi utama kegiatan disampaikan Andri Yanto yang menekankan perlunya hubungan sinergis antara perpustakaan sekolah, perguruan tinggi, dan desa. Ia mendorong terbentuknya komunikasi terbuka serta partisipasi aktif semua pihak agar program pemberdayaan perpustakaan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan tidak hanya berupa pemaparan materi, tetapi juga praktik penyusunan rencana kolaborasi antarperpustakaan dengan sekolah, perguruan tinggi, pemerintah desa, hingga komunitas literasi. Setiap kelompok peserta mempresentasikan hasil rencana mereka dan mendapatkan masukan langsung dari narasumber.

Sesi ini berlangsung interaktif serta memberi wawasan praktis mengenai cara membangun kerja sama berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Perpusnas RI dan UIN Saizu berhasil menghadirkan forum pembinaan, diskusi, dan penyusunan rencana aksi bersama.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi perpustakaan menuju era digital serta mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved