Selasa, 9 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Unnes akan Kukuhkan 7 Guru Besar Baru, Termasuk Legenda Atletik Prof Rumini

Prof. Rumini merupakan salah satu legenda atletik nasional yang pernah meraih medali emas di ajang SEA Games 1993 dan 1995

Tayang:
Tribun Jateng/ Franciskus Ariel Setiaputra
Ketua Umum Pengprov PASI Jateng, Rumini sekaligus legenda atletik Indonesia. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Negeri Semarang (Unnes) kembali menambah deretan profesor baru. 

Sebanyak tujuh dosen resmi akan dikukuhkan sebagai guru besar pada Kamis (2/10/2025) di Gedung Prof. Wuryanto (Auditorium) Unnes, Kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang.

Mereka adalah Prof. Dr. Drs. Asrori, M.S. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Prof. Dr. Ir. Rahmat Doni Widodo, S.T., M.T. (Fakultas Teknik), Prof. Dr. Agus Cahyono, M.Hum. (Fakultas Bahasa dan Seni), Prof. Dr. Mugiyo Hartono, M.Pd. (Fakultas Ilmu Keolahragaan), Prof. Dr. Rumini, M.Pd. (Fakultas Ilmu Keolahragaan), Prof. Dr. F. Widhi Mahatmanti, M.Si. (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam), serta Prof. Dr. Aditya Marianti, M.Si. (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam).

Dua dari tujuh sosok yang akan dikukuhkan tersebut merupakan tokoh olahraga Jawa Tengah yakni Prof. Dr. Mugiyo Hartono, dan  Prof. Dr. Rumini.

Baca juga: Terpilih Aklamasi, Rumini Kembali Pimpin PASI Jateng hingga 2027

Peran mereka sebagai pengurus KONI Jawa Tengah turut membawa nama Jawa Tengah mengukir prestasi luar biasa dalam pelaksanaan PON XXI Aceh Sumut 2024 dengan perolehan 71 medali emas, 74 medali perak dan 115 medali perunggu.

Prof. Mugi merupakan Kabid Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Jateng. Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pengprov Perbakin Jateng.

Sementara Prof. Rumini merupakan Kabid Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Jateng, sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum PASI Jateng.

Bagi Prof. Mugiyo yang akan dikukuhkan sebagai Profesor Bidang Pendidikan Jasmani dan Olahraga, perjalanan hidupnya nyaris tidak pernah berjarak dengan pendidikan jasmani dan olahraga.

Ia menekuni pendidikan olahraga sejak menempun pendidikan S1 IKIP Negeri Semarang pada, magister dari IKIP Negeri Jakarta pada 1994, dan doktor di Universitas Negeri Semarang pada 2017.

Intensitas dengan pendidikan jasmani dan olahraga berlanjut ketika pada 1988 ia memulai pengabdian sebagai dosen PJKR FIK UNNES. Ia mengajar mata kuliah sepak bola dan manajemen keolahragaan. Bidang keahliannya meliputi permainan invasi, manajemen olahraga, serta pendidikan karakter. 

Baginya, pendidikan jasmani bukan sekadar teknik, tetapi sarana membentuk kepribadian yang jujur, disiplin, dan tangguh.

“Pendidikan jasmani, khususnya melalui permainan invasi, adalah jalan untuk menanamkan nilai karakter, keterampilan sosial, hingga ketangguhan mental. Dengan permainan, anak-anak bukan hanya belajar teknik olahraga, tetapi juga belajar tentang kejujuran, disiplin, kerja sama, dan sportivitas," katanya dalam rilis yang diterima tribunjateng.com, Selasa (30/9).

Sementara itu, Prof. Rumini yang akan dikukuhkan sebagai Profesor Bidang Pendidikan Kepelatihan Atletik, memiliki kecintaan terhadap olahraga tumbuh sejak muda.

Prof. Rumini merupakan salah satu legenda atletik nasional yang pernah meraih medali emas di ajang SEA Games 1993 dan 1995.

Dari pengalaman sebagai atlet nasional, lahirlah tekad untuk terus berkontribusi, bukan hanya di lintasan pertandingan, tetapi juga di dunia pendidikan dan penelitian.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved