UKSW Salatiga
UKSW Kembali Tawarkan Beasiswa Internasional Gratis hingga S3, Berikut Jadwalnya
UKSW kembali buka kesempatan bagi pelajar internasional untuk mengenyam pendidikan gratis melalui Satya Wacana International Scholarship.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - UKSW Salatiga kembali membuka kesempatan bagi pelajar internasional untuk mengenyam pendidikan secara gratis melalui Satya Wacana International Scholarship (SWIS).
Program beasiswa internasional ini menjadi salah satu strategi utama UKSW dalam membangun ekosistem pendidikan multikultural sekaligus meningkatkan daya saing global perguruan tinggi.
Berbeda dari tahun sebelumnya, SWIS 2026 secara resmi membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional jenjang Doktor (S3), selain program Sarjana (S1) dan Magister (S2).
Pendaftaran SWIS 2026 dibuka mulai 10 Januari hingga 20 Februari 2026 serta terbuka bagi calon mahasiswa dari seluruh negara, kecuali Indonesia.
Baca juga: UKSW di Taklimat Presiden 2026: Siap Menjawab Tantangan Bangsa
• UKSW Hadirkan Dialog Mutu Pendidikan Pariwisata melalui Instrumen Akreditasi LAMWISATA
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian UKSW, Prof Yafet Yosafat Wilben Rissy menyampaikan, kehadiran mahasiswa internasional melalui SWIS memberi dampak strategis bagi atmosfer akademik kampus.
Menurutnya, interaksi lintas budaya yang terbangun di ruang kelas maupun aktivitas kampus memperkaya perspektif civitas academica serta menumbuhkan nilai toleransi dan kolaborasi global.
"SWIS bukan sekadar program beasiswa, tetapi bagian dari komitmen UKSW untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan secara global dan berpijak pada nilai kemanusiaan," paparnya, Senin (19/1/2026).
Menurutnya, SWIS menjadi wujud komitmen UKSW dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu pendidikan berkualitas, berkurangnya kesenjangan, dan kemitraan untuk mencapai tujuan.
Hal ini juga selaras dengan asta cita yaitu penguatan SDM khususnya melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan peningkatan daya saing global.
Prof Yafet menyebut, penerima beasiswa mendapat beragam fasilitas meliputi uang kuliah penuh, biaya hidup bulanan, asuransi kesehatan, visa dan izin tinggal, field trip, tiket pesawat internasional dan domestik untuk pulang dan pergi.
Pada 2024, SWIS pertama kali dibuka dan berhasil menarik lebih dari 50 pendaftar dari berbagai negara.
Dari jumlah tersebut, UKSW menerima lima mahasiswa internasional yang berasal dari Timor Leste, Rwanda, Madagaskar, Sudan Selatan, dan Uganda.
Tingginya minat terhadap program ini terlihat pada peningkatan pelaksanaan SWIS 2025.
UKSW mencatat ada 924 pendaftar, meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya. Dari proses seleksi yang telah dilaksanakan, sebanyak 18 mahasiswa internasional terpilih sebagai penerima beasiswa.
"Penerima SWIS angkatan 2025 berasal dari sembilan negara, yakni Bangladesh, Gambia, Ghana, India, Korea Selatan, Madagaskar, Mesir, Myanmar, dan Timor Leste," tambah Prof Yafet.
Baca juga: PSM UKSW Menyanyikan Dua Lagu dalam Ibadah dan Perayaan Natal–Tahun Baru di Tiga Kementerian
• Prodi HI UKSW Salatiga Gelar Kuliah Umum Hadirkan Danrem 073/Makutarama Kol TNI Ezra
UKSW
Salatiga
Beasiswa Pendidikan UKSW
Prof Yafet Yosafat Wilben Rissy
Deni Setiawan
tribunjateng.com
| UKSW dan Gereja Toraja Rayakan HUT ke-79, Dorong Peran Pendidikan bagi Generasi Muda |
|
|---|
| UKSW Dukung Pemkab Rote Ndao Tingkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia |
|
|---|
| Lewat Retreat Campus Ministry, UKSW Bangun Semangat Melayani dan Dukung Tri Dharma Perguruan Tinggi |
|
|---|
| Tugas Talenta Unggul Mahasiswa FBS UKSW, Dari Kearifan Lokal Menuju Keberlanjutan |
|
|---|
| Siapkan Wirausahawan Muda Unggul, UKSW Gelar Bimtek Proposal P2MW 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/2020119-_-Informasi-Beasiswa-Pendidikan-UKSW-Salatiga-Tahun-2026.jpg)