Sabtu, 13 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

UIN Saizu Purwokerto Bahas Penguatan Riset dan Inovasi Bersama Bappenas 2026

UIN Saizu dan Bappenas sinkronkan program 2026 untuk memperkuat ekosistem riset, inovasi, dan transformasi pendidikan tinggi berdaya saing global.

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
UIN Saizu dan Bappenas sinkronkan program 2026 untuk memperkuat ekosistem riset, inovasi, dan transformasi pendidikan tinggi berdaya saing global. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus mempertegas langkah transformasi pendidikan tinggi dengan memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sinkronisasi Program Kerja Tahun Anggaran 2026 bertema “Transformasi Pendidikan Tinggi untuk Meningkatkan Daya Saing Global” yang digelar di Hotel Java Heritage Purwokerto, Kamis (12/2/2026).

Forum strategis ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penyelarasan arah kebijakan universitas agar sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan riset berbasis dampak dan inovasi berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari Rektor UIN Saizu Prof. Ridwan, Wakil Rektor I Prof. Suwito, Wakil Rektor II Prof. Sulkhan Chakim, Wakil Rektor III Prof. Sunhaji, Kepala Biro AUPK Nugraha Stiawan, para dekan dan wakil dekan, direktur Pascasarjana, ketua lembaga, kepala UPT, tim kerja, hingga perwakilan Ikatan Alumni (IKA) UIN Saizu.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Saizu Prof. Ridwan menegaskan pentingnya forum sinkronisasi sebagai ruang kolaborasi strategis untuk menyatukan gerak seluruh unit kerja dalam mencapai visi universitas.

“Dalam dua hari ini kita akan berproses membincang isu-isu strategis terkait program kampus tahun anggaran 2026. Seluruh pimpinan diharapkan mencurahkan pikiran dan tenaga untuk mendiskusikan program yang telah dirancang di setiap unit agar dapat diorkestrasi menjadi satu gerak yang sama menuju cita-cita menjadikan UIN Saizu sebagai kampus unggul, progresif, dan integratif,” ungkapnya.

Menurut Prof. Ridwan, tema transformasi pendidikan tinggi merupakan bagian dari upaya penguatan daya saing global yang harus direspons melalui program yang terintegrasi dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Semua program yang kita susun harus mampu dibumikan melalui implementasi yang nyata. Tidak ada cara terbaik selain membangun irama gerak yang sama melalui kolaborasi. Saya meyakini sepenuhnya bahwa kolaborasi adalah sumber energi. Di kampus ini tidak boleh ada single fighter, karena pengembangan institusi hanya dapat dicapai melalui kerja bersama,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pemaparan strategis dari Direktur Pendidikan Tinggi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Endang Sulastri, melalui Zoom Meeting. 

Endang merupakan pejabat senior di Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan yang memiliki spesialisasi kebijakan pendidikan tinggi serta penguatan ekosistem riset dan inovasi teknologi.

Dalam paparannya, Endang menyampaikan bahwa kondisi perguruan tinggi di Indonesia menunjukkan perkembangan positif dalam pemeringkatan global, khususnya pada aspek dampak Sustainable Development Goals (SDGs). Namun, ia menekankan bahwa daya saing riset nasional masih perlu ditingkatkan.

“Indonesia menempati peringkat ke-19 dunia dalam jumlah publikasi ilmiah, tetapi kualitas sitasi per dokumen masih relatif rendah. Oleh karena itu, arah kebijakan riset nasional perlu bergeser dari sekadar mengejar kuantitas menuju riset berbasis dampak yang mampu memberikan solusi atas tantangan global seperti perubahan iklim, kesehatan, dan kemiskinan,” jelas Endang.

Ia menambahkan, dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, transformasi pendidikan tinggi difokuskan pada peningkatan relevansi program studi, pemerataan akses pendidikan berkualitas, serta penguatan pengembangan bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics).

“Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi produsen pengetahuan, tetapi juga motor inovasi yang berkontribusi langsung pada kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Endang menyoroti peran strategis Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), termasuk UIN Saizu, dalam mengintegrasikan ilmu keislaman dengan sains dan teknologi secara interdisipliner. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved