UIN SAIZU Purwokerto
Pelantikan FTIK UIN Prof KH Saifuddin Zuhri Saat Ramadhan Tekankan Tanggung Jawab Moral
Meta Deskripsi (≤140 karakter) FTIK UIN Saizu lantik pengurus komunitas, SEMA, dan DEMA di Ramadhan, tekankan tanggung jawab moral dan intelektual.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kepemimpinan mahasiswa melalui Pelantikan Komunitas se-FTIK, Staf Senat Mahasiswa (SEMA), dan Staf Muda Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA).
Kegiatan yang digelar pada pukul 09.30 WIB di Auditorium UIN Saizu ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, terlebih karena dilaksanakan di bulan suci Ramadhan.
Momentum pelantikan di bulan penuh berkah tersebut dinilai memiliki makna spiritual sekaligus moral bagi para mahasiswa yang menerima amanah organisasi.
Dalam sambutannya, Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Prof Fauzi menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh.
“Di bulan Ramadhan ini kalian dilantik dan diberi amanah. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi tanggung jawab moral dan intelektual yang harus dijalankan dengan penuh komitmen,” tegasnya di hadapan para pengurus yang baru dilantik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang telah menyelesaikan masa khidmatnya.
Menurutnya, keberlanjutan organisasi mahasiswa tidak terlepas dari fondasi dan dedikasi para demisioner yang telah bekerja keras membangun kultur organisasi yang sehat dan produktif.
Lebih lanjut, dia menekankan bahwa komunitas mahasiswa di lingkungan fakultas merupakan ruang strategis untuk bertumbuh.
Organisasi, menurutnya, menjadi laboratorium kepemimpinan yang nyata, tempat mahasiswa mengasah keterampilan komunikasi, manajerial, kolaboratif, hingga memperluas jejaring.
“Komunitas adalah tempat mengasah skill dan melatih kepemimpinan. Dari komunitas inilah akan lahir prestasi-prestasi gemilang,” ujarnya optimistis.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti fenomena menurunnya minat mahasiswa terhadap organisasi kemahasiswaan (ormawa) yang terjadi di sejumlah perguruan tinggi.
Namun, kondisi berbeda justru terlihat di FTIK UIN Saizu.
Ia menilai komunitas mahasiswa di lingkungan FTIK menunjukkan dinamika yang positif dan terus berkembang.
“Fenomena rendahnya minat terhadap ormawa memang ada. Tetapi di FTIK, komunitas justru bergeliat dan minat mahasiswa semakin tumbuh,” jelasnya.
Sejalan dengan visi FTIK dalam membentuk mahasiswa berjiwa leadership dan entrepreneurship, Dekan menegaskan pentingnya memiliki visi yang jelas dan kesungguhan dalam berorganisasi.
| Hasil SPAN-PTKIN 2026 Diumumkan, 82 Ribu Peserta Lulus dan UIN Saizu Terima 1.564 Mahasiswa |
|
|---|
| Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi UIN Saizu Gelar Asesmen Lapangan, Fokus Peningkatan Kualitas |
|
|---|
| Juknis Bantuan Publikasi Internasional UIN Saizu 2026 Terbit, Dosen Berpeluang Raih Hingga Rp20 Juta |
|
|---|
| Menteri Agama Gaungkan Gerakan Nasional Teladan Pelayan Umat, Dorong Birokrasi Lebih Humanis |
|
|---|
| Bank Indonesia Buka Beasiswa 2026 di UIN Saizu, Rp1 Juta per Bulan untuk 55 Mahasiswa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260224-warek-uinsaizi.jpg)