UIN Walisongo Semarang
Tausiah Dosen UIN Walisongo di FIPP UNNES: Halalbihalal untuk Mengurai “Benang Kusut” Jabatan
Ruang Aula Lantai 3 Dekanat Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES)
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Ruang Aula Lantai 3 Dekanat Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendadak riuh oleh tawa pada Rabu, 1 April 2026.
Di atas mimbar, Dr. KH. M. In’amuzzahidin Masyhudi, M.Ag., sedang membedah filosofi di balik tradisi tahunan pasca-Ramadan.
Dosen UIN Walisongo yang juga ketua Komunitas Pecinta KH Sholeh Darat (Kopisoda) itu menyebut halalbihalal sebagai momentum “halla” atau mengurai benang yang kusut.
Ia menyentil dinamika kehidupan kampus yang terkadang memicu kerenggangan hubungan akibat kompetisi.
“Semoga hubungan kita yang sempat kusut karena urusan jabatan—seperti daftar jadi wakil dekan atau dekan tapi tidak diterima—bisa terurai,” ujar Gus In’am.
Menurutnya, menjadi pejabat memerlukan “garis tangan” (takdir) dan “tanda tangan” (SK), bukan dengan cara sikut kanan-kiri yang justru merusak pahala puasa.
Gus In’am mengingatkan sivitas akademika agar tidak menjadi golongan muflis atau orang yang bangkrut di akhirat.
Seseorang disebut bangkrut jika membawa pahala salat dan puasa yang melimpah, namun habis karena dosanya mencaci-maki atau menyakiti perasaan orang lain.
“Puasa mengajarkan jujur agar terhindar dari OTT. Di zaman digital, lisan kita berpindah ke jari tangan melalui pesan WhatsApp. Jangan sampai tangan digunakan untuk mencaci atau berkomentar buruk,” tegas pengasuh Pondok Pesantren Salaf Nurul Hidayah Semarang itu.
Sebagai penutup tausiah, ia mengajak hadirin meneladani sifat welas asih Nabi Ibrahim yang gemar memuliakan tamu sebagai buah nyata dari ibadah puasa.(***)
| Pengumuman Hasil SNBP 2026: 178.981 Peserta Dinyatakan Lulus |
|
|---|
| Prodi Magister Hukum UIN Walisongo Jalani Asesmen Lapangan BAN-PT |
|
|---|
| Dies Natalis Ke-56 UIN Walisongo: Prof. Musahadi Canangkan 4 Pilar Strategis Menuju Rekognisi Global |
|
|---|
| KH Ubaidillah: Mahabbah Jadi Fondasi Pendidikan dan Pengabdian di UIN Walisongo |
|
|---|
| Pisah Sambut Rektor UIN Walisongo, Prof Musahadi: 3 Concern Kami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260407_uinws99877783838383.jpg)