Unsoed
Unsoed dan ISEI Dorong Kolaborasi Ketahanan Energi melalui Industry Matching dan Kunjungan Lapangan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman (FEB Unsoed) bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI)
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman (FEB Unsoed) bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Purwokerto dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Purwokerto menyelenggarakan kegiatan ISEI Industry Matching dengan konsep hybrid pada Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini mengangkat isu strategis ketahanan energi dan pengembangan waste to energy sebagai bagian dari upaya mendorong ekonomi berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung selama satu hari penuh, mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB, dengan agenda yang tersebar di beberapa lokasi, yaitu Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto untuk sesi focus group discussion (FGD), serta kunjungan lapangan ke TPST Kaliori dan TPST Sokaraja Kulon.
Peserta kegiatan ditargetkan sebanyak 350 orang, terdiri dari 50 peserta yang hadir secara langsung (offline) dan 300 peserta yang mengikuti secara daring (online).
Adapun komposisi peserta meliputi kalangan akademisi dan peneliti bidang ekonomi, pelaku dunia usaha, serta perwakilan pemerintah.
Dekan FEB Unsoed yang juga Ketua ISEI Cabang Purwokerto, Prof. Dr. Wiwiek Rabitul Adawiyah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam menjawab tantangan energi dan lingkungan.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya inovasi berbasis riset untuk mendukung ketahanan energi nasional. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha agar solusi yang dihasilkan lebih aplikatif,” ujarnya.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny Chasnaf, menyampaikan bahwa penguatan ekonomi berkelanjutan menjadi fokus penting dalam mendukung stabilitas nasional.
“Bank Indonesia mendukung inisiatif kolaboratif seperti ini sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk melalui pengembangan energi alternatif berbasis pengelolaan limbah,” ungkapnya.
Sementara itu, keynote speech disampaikan oleh Prof. Dr. Muliaman D. Hadad selaku Wakil Dewan Pengawas BPI Danantara dengan tema “Peran Danantara dalam Mendukung Program Ketahanan Energi dan Waste to Energy”. Ia menekankan pentingnya dukungan pembiayaan terhadap proyek-proyek energi terbarukan.
“Danantara berperan strategis dalam memperkuat pembiayaan sektor energi, khususnya dalam pengembangan waste to energy yang tidak hanya berdampak pada ketahanan energi, tetapi juga pada pengelolaan lingkungan yang lebih baik,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan yang meliputi FGD dan kunjungan lapangan ini menjadi ruang diskusi sekaligus observasi langsung terhadap implementasi pengelolaan sampah menjadi energi.
Diharapkan, kegiatan ini mampu menghasilkan rekomendasi konkret serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan energi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.(***)
| Unsoed Berperan Aktif pada Aksi Penanaman 5000 Pohon di Lereng Gunung Slamet |
|
|---|
| RAT KPRI Kosuku Unsoed 2026, SHU naik 44 Persen jadi Rp1,26 miliar lewat digitalisasi dan efisiensi |
|
|---|
| Vera Nur Fadiya Sarjana Pertama Keluarga, Raih IPK Sempurna Lulusan Terbaik FMIPA Unsoed |
|
|---|
| Langkah Baru 1.116 Wisudawan Unsoed: Siap Berkarya, Mengabdi, dan Menginspirasi |
|
|---|
| Unsoed Terima 3.176 Mahasiswa Jalur SNBP 2026, 27, 46 persen adalah penerima KIP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260408_unsoed87686868.jpg)