Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Salatiga

Dies Natalis dan Wisuda UIN Salatiga, Rektor Serukan Ajakan Jihad Ekologis

Dies Natalis ke-56, Rektor UIN Salatiga, Prof Zakiyuddin Baidhawy menyerukan ajakan jihad ekologis kepada seluruh sivitas akademika

Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/UIN SALATIGA
SAMBUTAN REKTOR - Sambutan Rektor UIN Salatiga, Prof Zakiyuddin Baidhawy pada Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-56 dan Wisuda ke-11, Sabtu (25/4/2026) di Auditorium Prof Dr H Achmad. Dalam sambutannya, dia juga menyerukan ajakan jihad ekologis kepada seluruh sivitas akademika.  

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Rektor UIN Salatiga, Prof Zakiyuddin Baidhawy menyerukan ajakan jihad ekologis kepada seluruh sivitas akademika.

Seruan itu disampaikan pada Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-56 dan Wisuda ke-11 pada Sabtu (25/4/2026). 

Kegiatan yang digelar di Auditorium Prof Dr H Achmadi tersebut sekaligus menjadi puncak perayaan Dies Natalis ke-56 UIN Salatiga yang mengangkat tema Ecotheology, Green Campus, Sustainable Civilization: Integrasi Iman, Ilmu, dan Aksi untuk Masa Depan Bumi dan Peradaban.

Baca juga: Kemenkumham Jateng dan UIN Salatiga Perkuat Hilirisasi Riset Hukum

“Jihad ekologis adalah upaya melawan nafsu merusak alam. Ini harus menjadi aksi institusional yang dilakukan oleh sivitas akademika. Mulai dari kampus ini, kami ajak masyarakat,” jelasnya.

Dirinya menegaskan bahwa Dies Natalis ke-56 harus bisa menjadi momentum manifestasi visi besar Green Wasathiyah Campus UIN Salatiga.

“Jadikan ini gerakan bersama. Hidup di era baru dimana aktivitas manusia merubah struktur bumi secara radikal."

"Krisis ekologis yang terjadi butuh sinergi dari banyak pihak. Menjaga lingkungan adalah wujud nyata dari ibadah, maka mari usahakan bersama,” ajaknya.

Prof Zakiyuddin juga berpesan agar sivitas akademika menerapkan keberlanjutan di setiap lini tri dharma.

“Tidak boleh ada ketimpangan dalam teori dan praktik. Riset, ilmu, dan aksi nyata harus berjalan beriringan."

"Mari bersama wujudkan kampus yang melahirkan generasi cerdas, berakhlak, dan cinta lingkungan,” pungkasnya.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Prof Sahiron yang hadir secara daring menambahkan bahwa apa yang dilakukan UIN Salatiga sudah sejalan dengan program besar Kementerian Agama.

“Visi Green Wasathiyah Campus sejalan dengan program ekoteologi Kemenag. Selain itu, Kurikulum Cinta yang digagas Kemenag juga bisa mendorong mempercepat tercapainya visi itu,” ujarnya.

Kurikulum Cinta berdasarkan pada cinta kepada Tuhan.

“Dari cinta kepada Tuhan, muncul cinta kepada sesama dan lingkungan. Meningkatnya iman, dalam hal ini cinta kepada Tuhan akan meningkatkan peluang terciptanya masyarakat madani,” bebernya.

Lebih lanjut, dirinya juga mengapresiasi perkembangan UIN Salatiga yang sangat pesat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved