Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Universitas Harkat Negeri

Sekolah Vokasi Universitas Harkat Negeri Siapkan Lulusan Siap Industri

Sekolah Vokasi Universitas Harkat Negeri menggelar rapat kontrak program Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Aula kampus

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
Istimewa
Sekolah Vokasi Universitas Harkat Negeri menggelar rapat kontrak program Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Aula kampus, Senin (9/3/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Sekolah Vokasi Universitas Harkat Negeri menggelar rapat kontrak program Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Aula kampus, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri serta tantangan global yang terus berkembang.

Rapat dibuka oleh Wakil Dekan dan dilanjutkan dengan sambutan Dekan yang menekankan pentingnya transformasi kelembagaan dari Politeknik Harber menjadi universitas sebagai bagian dari visi besar pengembangan pendidikan terapan.

Dalam paparannya, Dekan Sekolah Vokasi, Heru Nurcahyo menegaskan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada penguatan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan adaptasi mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Lebih lanjut, arah pengembangan vokasi juga dikaitkan dengan peluang bonus demografi Indonesia tahun 2045, di mana sebagian besar penduduk berada pada usia produktif. Kondisi ini dinilai sebagai peluang besar yang harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, agar tidak berubah menjadi beban sosial di masa depan,” tutur Heru.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri melalui konsep link and match, teaching factory, serta pengembangan vokasi hijau yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan seperti energi terbarukan, industri rendah karbon, dan ekonomi sirkular. Selain itu, pengembangan pusat kajian pesisir menjadi salah satu bentuk kontribusi akademik dalam menjawab isu perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Rapat turut menghadirkan paparan dari seluruh program studi di lingkungan Sekolah Vokasi, meliputi D3 Keperawatan, D3 Farmasi, D3 Kebidanan, D3 Akuntansi, D3 Teknik Komputer, D3 Teknik Mesin, D3 Teknik Elektronika, D3 Perhotelan, D3 Desain Komunikasi Visual, Sarjana Terapan Teknik Informatika, serta Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik. Seluruh program studi menyatakan kesiapan dalam melaksanakan perkuliahan semester genap dengan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel, termasuk penerapan moving class.

Dalam sesi Penerimaan Mahasiswa Baru, program Beasiswa Harkat Negeri menjadi salah satu sorotan utama dengan jumlah pendaftar mencapai 601 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 110 kursi. Program ini ditujukan bagi mahasiswa kurang mampu namun berprestasi, dengan batas usia maksimal 22 tahun. Proses seleksi dilakukan melalui Tes Potensi Akademik dan wawancara, dengan standar kelulusan minimal yang telah ditetapkan.

Sementara Wakil Dekan Sekolah Vokasi, Ida Afriliana menuturkan kebijakan akademik dan kelembagaan juga diperkuat melalui pengelolaan keuangan di tingkat fakultas, persiapan audit eksternal, serta penegakan disiplin dosen melalui penyusunan Beban Kerja Dosen dan pakta integritas. Monitoring kehadiran mahasiswa dan dosen juga akan ditingkatkan guna memastikan kelancaran proses pembelajaran dan menghindari kendala saat pelaksanaan ujian.

“Sebagai tindak lanjut, pelaksanaan kontrak program ke depan akan difokuskan pada tingkat fakultas dengan pemaparan yang lebih efisien dan terarah. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan akademik sekaligus menghasilkan lulusan vokasi yang siap bersaing di dunia kerja,” tambah Ida.(***)

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved