UIN SAIZU Purwokerto
Mengenal FTIK UIN Saizu: Sejarah, Prodi Unggulan, dan Akreditasi Unggul
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto lewat FTIK hadirkan prodi unggulan berakreditasi tinggi dan sejarah panjang pendidikan Islam.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat eksistensinya sebagai salah satu pusat pendidikan tenaga kependidikan Islam di Indonesia.
Dengan sejarah panjang sejak era 1960-an hingga deretan program studi berakreditasi unggul, FTIK menjadi pilihan strategis bagi calon pendidik masa depan.
Perjalanan panjang transformasi kelembagaan yang dilalui FTIK menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pendidikan yang modern, adaptif, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.
Keberadaan FTIK UIN Saizu tidak dapat dipisahkan dari sejarah perkembangan lembaga pendidikan Islam negeri di Purwokerto.
Cikal bakal fakultas ini bermula dari Fakultas Tarbiyah cabang IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di Purwokerto yang didirikan melalui Badan Wakaf al-Djami’ah Sunan Kalijaga pada 10 November 1962.
Lembaga tersebut kemudian dinegerikan melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 68 Tahun 1964 dan resmi menjadi bagian dari IAIN al-Djami’ah al-Hukumiyah yang selanjutnya dikenal sebagai IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Dalam perkembangannya, berdasarkan kebijakan pemerintah pada tahun 1993, Fakultas Tarbiyah di Purwokerto dialihkan pengelolaannya dari IAIN Sunan Kalijaga kepada IAIN Walisongo Semarang.
Proses serah terima resmi dilakukan pada 13 Desember 1994 dan nama lembaga berubah menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Purwokerto.
Transformasi kelembagaan kembali terjadi setelah terbitnya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1997 yang mengubah status fakultas menjadi STAIN Purwokerto.
Perubahan tersebut memberikan otonomi lebih luas dalam pengembangan akademik, termasuk pembukaan program studi baru serta reformasi kurikulum pendidikan.
Pada masa STAIN Purwokerto, Jurusan Tarbiyah mulai memperluas bidang keilmuan dengan membuka berbagai program studi baru seperti Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), hingga Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Perubahan besar kembali terjadi setelah terbit Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2014 yang mengubah status STAIN Purwokerto menjadi IAIN Purwokerto.
Dalam perubahan tersebut, Jurusan Tarbiyah resmi bertransformasi menjadi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).
FTIK kemudian semakin berkembang dengan hadirnya program studi baru seperti Tadris Bahasa Inggris dan Tadris Matematika pada tahun 2015.
Selanjutnya, pada 1 Juni 2021, IAIN Purwokerto resmi beralih status menjadi UIN Saizu Purwokerto.
| Rektor UIN Saizu Purwokerto Jadi Pembicara Talkshow Inspiring Leader di UIN Datokarama Palu |
|
|---|
| Tanggal 2 Mei: Sebuah Pertanyaan yang Belum Selesai Antara Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara |
|
|---|
| ICONTREES 2026 Digelar di UIN Saizu Purwokerto, Bahas Ekoteologi hingga Keberlanjutan Global |
|
|---|
| Dukung Program BIB Kemenag 2026, UIN Saizu Buka Tes TOEFL ITP Online |
|
|---|
| Rektor UIN Saizu: Momentum Hardiknas 2026 Jadi Ajang Evaluasi Kurikulum Perguruan Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260505_ftik_saizu.jpg)