UKSW SALATIGA
Alunan Jazz di UKSW, Kolaborasi Erasmus Huis Hadirkan Alphamama yang Memukau
Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali bekerja sama dengan Erasmus Huis, Pusat Kebudayaan
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali bekerja sama dengan Erasmus Huis, Pusat Kebudayaan Belanda, menghadirkan Jazz Music Concert: Alphamama di Balairung UKSW, Selasa (5/5/2026) malam.
Konser ini menampilkan grup jazz Alphamama asal Belanda yang digawangi oleh Anita Meiruntu bersama Lito Mabjaia, Sophie Anglionin, dan Joachim Lukas, serta dimeriahkan oleh kolaborasi dengan musisi Indonesia, Bonita & Adoy.
Konser ini menjadi bagian dari kolaborasi internasional sekaligus wadah apresiasi dan pembelajaran musik jazz bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Penampilan para pengisi acara menghadirkan pengalaman musikal yang dinamis dan berkesan.
Bonita & Adoy membuka konser dengan nuansa yang hangat dan emosional, disusul Alphamama yang tampil memukau melalui perpaduan soul, jazz, gospel, hingga hip hop.
Kualitas musikal yang kuat, didukung tata suara yang jernih dan pencahayaan yang membangun atmosfer, membuat suasana semakin hidup.
Konser dibuka dengan penampilan Bonita & Adoy membawakan beberapa karya mereka, salah satunya lagu “Ingat Aku” yang mengangkat tema kenangan dan refleksi perasaan dalam hubungan.
Penampilan mereka berhasil membangun suasana hangat sejak awal, dengan karakter vokal yang kuat dan aransemen musik yang emosional.
Selanjutnya, Alphamama tampil dengan formasi Anita Meiruntu (vokal & keyboard), Lito Mabjaia (bass & musical director), Sophie Anglionin (keyboard, perkusi & vokal), dan Joachim Lukas (drum).
Anita sendiri merupakan vokalis berdarah Indonesia, sementara Lito Mabjaia dikenal sebagai seniman Belanda-Mozambik yang turut memberi warna khas dalam aransemen musik mereka. Bersama, mereka
membawakan komposisi dengan nuansa soul, jazz, gospel, hingga hip hop.
Anita mengaku terkesan dengan antusiasme penonton yang hangat dan interaktif, sehingga menciptakan koneksi emosional yang kuat sepanjang pertunjukan berlangsung.
Disampaikan Anita, tema self-love dan kebebasan berekspresi dalam musiknya berangkat dari pengalaman pribadi dalam menemukan jati diri.
“Saya harap benih-benih yang sudah ditabur bisa berbuah dan semoga bisa membuat orang lebih percaya diri dan terus semangat,” ungkapnya.
Anita mengaku awalnya memiliki ekspektasi bahwa penonton di Indonesia cenderung menikmati pertunjukan secara pasif.
| Inilah Sosok Gesry Shielda, Mahasiswi Cantik UKSW Salatiga Raih Juara Esai Kritik Seksisme |
|
|---|
| UKSW Kirim Mahasiswa Lintas Fakultas Ikuti GlobEEs 2026 di Taiwan |
|
|---|
| Perlindungan Perempuan dalam KUHAP: Pandangan Guru Besar Fakultas Hukum UKSW |
|
|---|
| Ibadah Syukur Tandai HUT ke-69 Campus Ministry dan Pembukaan Academic Week Fakultas Teologi UKSW |
|
|---|
| Peserta dari 12 Negara Ikuti Human Origins Heritage yang diselengarakan UKSW |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260516_uksw7655678777.jpg)