Universitas Semarang
Gelar Wisuda Ke-76 USM Luluskan 1.267 Mahasiswa dari Program Diploma, Sarjana dan Magister
USM menggelar Wisuda ke-76 di Auditorium Ir Widjatmoko dan Prof Dr Muladi SH
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
“Semuanya dibantu oleh kecepatan digital dan AI. Tinggal kasih prompt langsung dikerjakan oleh AI. Tetapi berhati-hatilah, kita tidak boleh lengah menempatkan digital tersebut dalam kehidupan kita hingga mendominasi apa yang kita lakukan, karena digital bisa menggerus critical thinking kita. Semuanya sudah dijawab sehingga kita menjadi lupa bagaimana menyelesaikan masalah. Tetapi kalau tepat menggunakannya, maka itu akan menjadi baik. Itulah tantangan saat ini,” jelasnya.
Prof Aisyah juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar dan terus memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
“Setelah ini jangan lelah untuk belajar. Jadilah orang yang high curiosity atau memiliki rasa ingin tahu tinggi. Dari inovasi itulah keingintahuan muncul. Namun kita juga harus bijak mengimplementasikan ilmu untuk menyelesaikan masalah di masyarakat sehingga ilmu tersebut benar-benar berdampak,” katanya.
Ia turut menyampaikan data tracer study lulusan perguruan tinggi swasta di wilayah VI Jawa Tengah yang menunjukkan rata-rata gaji lulusan Magister Manajemen berada di atas Rp8 juta, Magister Hukum hampir Rp6 juta, S1 Manajemen Rp5,2 juta, S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Rp5,4 juta, serta S1 Hukum sekitar Rp5 juta.
“Kami dari LLDIKTI memiliki tugas pokok dan fungsi mengawal 216 perguruan tinggi swasta di wilayah VI Jawa Tengah. Mari kita tetap meningkatkan empati kepada masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, alumni USM, Ervina Kristyaningsih SE MM mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengejar gelar dan gaji, tetapi juga mampu memberikan dampak positif di tengah masyarakat.
“Ijazah adalah kualifikasi, tetapi dunia kerja membutuhkan orang yang mampu memberikan solusi. Mesin mungkin bisa menghitung lebih cepat, tetapi mesin tidak memiliki integritas dan empati. Masa depan milik orang-orang yang adaptif,” ujarnya.
Rektor USM Dr Supari ST MT dalam sambutannya juga menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis di tengah perkembangan AI.
“AI adalah tools, jadikan sahabat untuk menemani bukan mengganti. Masa depan bukan hanya soal teknologi, tetapi critical thinking yang dimiliki setiap individu. Tetaplah bergerak, keep moving keep growing,” kata Dr Supari ST MT.
Ia juga berpesan agar para lulusan terus berani mengambil peluang dan aktif memberikan kontribusi di tengah masyarakat.
“USM sudah membekali kalian dengan ilmu dan pengalaman. Sekarang saatnya berkiprah di masyarakat, karena kehidupan sesungguhnya dimulai setelah lulus,” lanjutnya.
Ketua Pengurus Yayasan Alumni Universitas Diponegoro, Prof Dr Ir Hj Kesi Widjajanti SE MM turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati.
“Pendidikan adalah senjata ampuh untuk kesejahteraan dan mampu mengubah kehidupan. Sukses selalu untuk para wisudawan dan wisudawati,” ujarnya.
Sejak berdiri pada tahun 1987, USM telah meluluskan sebanyak 55.805 alumni yang terdiri atas 8.503 lulusan Diploma, 44.226 lulusan Sarjana, dan 3.076 lulusan Magister. (***)
| Kembangkan Framework Blockchain dalam Daging Segar Halal, Dosen FTIK USM Raih Gelar Doktor |
|
|---|
| Mahasiswa USM Gelar Edukasi Kekerasan Seksual di Panti Asuhan Nurussa’adah |
|
|---|
| Luluskan 177 Sarjana, Fakultas Psikologi USM Cetak Rekor Wisudawan Terbanyak |
|
|---|
| Wadahi Ribuan Tenaga Ahli, PII Cabang Kota Semarang Resmikan Kantor Sekretariat Baru |
|
|---|
| Pelatihan Penyusunan Business Plan oleh Tim PkM USM ke Siswa SMK Mataram Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260521_wisuda76usm.jpg)