Universitas Semarang
Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Gelar Kampanye Pelecehan Tak Kenal Gender
Mata Kuliah Komunikasi Jender dan Minoritas FTIK USM menyelenggarakan kegiatan kampanye edukatif
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang (USM), melalui Mata Kuliah Komunikasi Jender dan Minoritas, menyelenggarakan kegiatan kampanye edukatif bertema “Pelecehan Tak Kenal Gender” di SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang pada Kamis, 21 Mei 2026 pukul 09.00–11.00 WIB.
Kegiatan ini mengangkat tema “Kesadaran dan Edukasi Pelecehan Seksual Tanpa Bias Gender” dengan tagline “Siapa pun bisa jadi korban, siapa pun bisa jadi pelaku”.
Kampanye tersebut diikuti oleh siswa-siswi kelas 8A SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang sebagai bentuk edukasi mengenai pentingnya memahami pelecehan seksual tanpa memandang gender, menjaga batasan dalam pergaulan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang, Ah. Solikul Hadi, M.Pd.I, dosen pengampu Mata Kuliah Komunikasi Jender dan Minoritas, Dr. Yulianto Budi Setiawan, S.Sos., M.Si., serta para pemateri.
Dalam sambutannya, Ah. Solikul Hadi, M.Pd.I menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa Ilmu Komunikasi USM yang telah melaksanakan kampanye edukatif di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat lebih memahami bahwa pelecehan dapat terjadi kepada siapa saja, serta penting untuk saling menghormati, menjaga batasan, dan berani melapor apabila mengalami atau melihat tindakan yang tidak baik.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh ketua pelaksana kegiatan Anggie Putri Melani.
Dalam sambutannya menyampaikan bahwa kampanye ini menjadi ruang belajar bersama bagi siswa untuk lebih peka terhadap tindakan yang dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman.
Peserta juga diajak untuk belajar secara santai, terbuka, dan tidak menghakimi agar lebih berani bersikap benar dalam kehidupan sehari-hari.
Dosen pengampu Mata Kuliah Komunikasi Jender dan Minoritas, Dr. Yulianto Budi Setiawan, S.Sos., M.Si., juga memberikan kata sambutan dalam kegiatan tersebut.
Ia mengapresiasi pelaksanaan kampanye yang dilakukan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi USM dan menekankan pentingnya edukasi mengenai pelecehan seksual sejak dini, khususnya di lingkungan sekolah.
Dr Yulianto juga mengajak siswa untuk lebih peduli terhadap keamanan diri dan lingkungan sekitar, serta berani melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan yang mengarah pada pelecehan.
Kampanye ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Aditya Alfarizki dan Muhammad Falevi Firgi Saputra, S.H.
Materi pertama membahas pengertian pelecehan serta bentuk-bentuk pelecehan yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta dijelaskan bahwa pelecehan tidak hanya berupa sentuhan fisik, tetapi juga dapat berupa ucapan, candaan, komentar terhadap tubuh, catcalling, tatapan yang membuat tidak nyaman, pengiriman pesan tidak senonoh, hingga penyebaran foto tanpa izin.
| Universitas Semarang Akan Gelar Lomba Panahan Tingkat Nasional |
|
|---|
| Gelar Wisuda Ke-76 USM Luluskan 1.267 Mahasiswa dari Program Diploma, Sarjana dan Magister |
|
|---|
| Kembangkan Framework Blockchain dalam Daging Segar Halal, Dosen FTIK USM Raih Gelar Doktor |
|
|---|
| Mahasiswa USM Gelar Edukasi Kekerasan Seksual di Panti Asuhan Nurussa’adah |
|
|---|
| Luluskan 177 Sarjana, Fakultas Psikologi USM Cetak Rekor Wisudawan Terbanyak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260522_gebderusm.jpg)