UIN SAIZU Purwokerto
Mahasiswa Rusia dan Dosen UIN Saizu Diskusikan Masa Depan Pendidikan Matematika di Era AI
Mahasiswa Rusia belajar bersama dosen UIN Saizu dalam International Team Teaching membahas matematika dan teknologi di era AI.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO- Program Studi Tadris Matematika (TMA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali memperkuat jejaring akademik internasional melalui kegiatan International Team Teaching (ITT), pada Selasa (26/5/2026).
Program kolaborasi global tersebut mempertemukan akademisi Indonesia dan Rusia dalam diskusi mengenai pembelajaran matematika di era digital.
Kegiatan melalui Zoom Meeting itu menghadirkan Dosen Tadris Matematika UIN Saizu, Dr. Ifada Novikasari sebagai narasumber utama.
Dia mengangkat tema “Technology as a Tool, Not a Substitute for Mathematical Thinking” yang menyoroti pentingnya menjaga kemampuan berpikir matematis di tengah pesatnya perkembangan teknologi pendidikan.
Peserta kegiatan berasal dari Institute of Childhood, Novosibirsk State Pedagogical University, Rusia, yang mengikuti forum akademik internasional tersebut secara aktif.
Dalam pemaparannya, Dr. Ifada Novikasari menegaskan bahwa teknologi memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran.
Namun, penggunaan teknologi tidak boleh menggantikan kemampuan berpikir, bernalar, dan memahami konsep matematika secara mendalam.
Menurutnya, pembelajaran matematika yang efektif tetap harus berfokus pada penguatan logika, analisis, serta kemampuan pemecahan masalah yang menjadi fondasi utama kompetensi matematis siswa.
“Teknologi seharusnya membantu siswa mengeksplorasi ide dan memperkuat pemahaman konsep matematika, bukan membuat mereka bergantung tanpa proses berpikir. Karena itu, guru perlu bijak dalam memanfaatkan teknologi agar tetap mendorong kreativitas dan kemampuan analitis peserta didik,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa kemajuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan berbagai platform pembelajaran digital harus dimanfaatkan secara proporsional.
Peran guru tetap menjadi faktor kunci dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang diajukan mahasiswa dari Rusia.
Mereka mendiskusikan implementasi teknologi dalam pembelajaran matematika, tantangan pendidikan digital, hingga strategi menjaga kemampuan berpikir matematis peserta didik di tengah semakin berkembangnya sistem otomatisasi teknologi.
Diskusi lintas negara tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk saling bertukar pandangan mengenai praktik pembelajaran matematika yang diterapkan di masing-masing negara.
Dr. Ifada mengapresiasi antusiasme mahasiswa Novosibirsk State Pedagogical University yang aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Saya sangat mengapresiasi antusiasme mahasiswa dari Novosibirsk State Pedagogical University dalam mengikuti ITT ini," jelasnya.
Kegiatan internasional seperti ini penting karena memberi pengalaman kolaborasi lintas negara, membuka wawasan tentang metode pengajaran yang beragam, dan memperkuat kompetensi global mahasiswa.
"Semoga kegiatan ini dapat menjadi awal dari kerja sama akademik yang lebih luas di masa depan,” katanya.
Ketua Program Studi Tadris Matematika UIN Saizu Purwokerto, Dr. Maria Ulpah menyampaikan bahwa penyelenggaraan International Team Teaching merupakan bagian dari strategi internasionalisasi program studi sekaligus upaya meningkatkan kualitas pendidikan matematika yang adaptif terhadap perkembangan global.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan institusi pendidikan luar negeri.
“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dapat mengenal kultur akademik internasional, memperluas jejaring keilmuan, serta meningkatkan kompetensi global yang sangat dibutuhkan di era transformasi digital,” ujarnya.
Penyelenggaraan International Team Teaching menjadi bukti komitmen Prodi Tadris Matematika FTIK UIN Saizu dalam membangun kerja sama internasional yang berkelanjutan.
Selain meningkatkan kualitas akademik, program tersebut juga mendukung pengembangan wawasan global mahasiswa agar siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan.
Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, UIN Saizu terus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang inovatif, inklusif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi pendidikan dunia. (***)
| KSR PMI UIN Saizu Gelar BAKSO URAT 2026, Hadirkan Layanan Sosial dan Edukasi untuk Masyarakat |
|
|---|
| UIN Saizu Tembus Final, Tim Futsal Raih Juara 2 Euro Futsal Championship 2026 |
|
|---|
| UIN Saizu Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian Dunia |
|
|---|
| Di Antara Sajadah dan Bendera: Pancasila sebagai Jalan Kebudayaan Merawat Indonesia |
|
|---|
| UM-PTKIN 2026 Masuk Fase Penentuan, Calon Mahasiswa UIN Saizu Diminta Segera Finalisasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260602_MHS_SAIZU.jpg)