Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Universitas Semarang

Tim FTP USM Berikan Penyuluhan Pasca Panen ke Siswa SMK Negeri H. Moenadi Ungaran

Dosen dan Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian USM memberikan penyuluhan tentang penanganan pascapanen

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Foto bersama siswa-siswi SMK Negeri H. Moenadi Ungaran dengan tim dari FTP Universitas Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dosen dan Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Semarang (USM) memberikan penyuluhan tentang penanganan pascapanen dan pengolahan edamame kepada 62 siswa siswi SMK Negeri H Moenadi Ungaran, beberapa waktu lalu.

Penyuluhan penanganan pascapanen dan pengolhan edamame diberikan langsung oleh dosen-dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian USM.

Mereka adalah Ir Dewi Larasati,M.Si, Prof. Dr. Ir. Rohadi, M.P., Dr. Ir. Bambang Kunarto, M.P., dan Ir. Ery Pratiwi, M.P. serta dibantu dua mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian USM yaitu  Melati Dewi Aulia Utami dan Eka Laelatul Magfiroh.

Sebanyak 67 siswa-siswi SMK Negeri H. Moenadi Ungaran mendapat penyuluhan tentang Penanganan Pasca Panen dan Pengolahan Edamame dengan didampingi Kepala SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Mariati, S.Pd., M.Pd., serta guru guru lain seperti Taat Sutarso, S.TP.,  Sugiarto, S.TP., dan Mala.

Materi penanganan pasca panen edamame diberikan oleh Dewi Larasati, produk pangan berklaim dari edamame diberikan Prof. Dr. Ir. Rohadi, M.P., pembuatan tepung edamame diberikan oleh Dr. Ir. Bambang Kunarto, M.P., sedangkan praktik pembuatan cookies edamame diberikan oleh Ir. Ery Pratiwi, M.P.

Menurut Dewi Larasati, sosialisasi penanganan pascapanen dan pengolahan edamame diberikan kepada siswa Jurusan Agribisnis dan Pengolahan Hasil Pertanian ini untuk mendukung tujuan pendidikan di SMK Negeri H. Moenadi Ungaran, yaitu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang terampil, profesional, dan mandiri dalam agribisnis dan kewirausahaan.

“Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap agar kompetensi dalam melaksanakan, penanganan pascapanen dan pengolahan hasil pertanian dapat tercapai, maka perlu adanya penambahan ilmu pengetahuan dan ketrampilan dalam hal penanganan pascapanen dan pengolahan edamame,” tuturnya.

Peserta sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan ini karena mereka belum pernah mendapatkan materi semacam ini, terutama waktu praktik pembuatan cookies.

Cookies dibuat dengan dua resep berbeda komposisi tepung edamamenya yaitu 10 persen dan 30 persen.

Siswa lebih menyukai cookies dengan penambahan tepung edamame 30 persen dibandingkan yang 10 % .

Mereka menyatakan cookies dengan 30 % tepung edamame lebih lembut dan gurih. 

Banyak siswa yang ingin praktek langsung dan banyak juga pertanyaan tentang kreasi-kreasi pengolahan edamame dan cara pengawetannya agar produk yang dibuat bisa tahan lam.

Masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain tentang cara meningkatkan usaha dan pendapatannya. 

Menurut Mala, penyuluhan tentang pengolahan tepung dan cookies edamame sangat tepat diberikan bagi siswa siswi jurusan APHP.

Belum lama ini mereka menanam edamame tetapi tidak diolah, hanya dijual mentah. 

Dengan penyuluhan pengolahan edamame dapat menambah wawasan dalam pengolahannya sebagai produk yang bisa jadi bidang usaha. (***)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved