UIN SAIZU Purwokerto
UIN Saizu Siapkan FGD Penguatan Humas Berbasis Aduan Masyarakat Libatkan Pengelola Kos
FGD UIN Saizu membahas sinergi kampus, pengelola kos, dan masyarakat demi lingkungan mahasiswa yang kondusif.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
Sebagai kampus yang memiliki ribuan mahasiswa aktif, sebagian besar penghuni kos-kosan di sekitar kampus merupakan mahasiswa UIN Saizu.
Karena itu, diperlukan mekanisme komunikasi yang baik antara kampus dan masyarakat untuk mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin muncul.
Safrudin menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama FGD adalah membangun sistem komunikasi berbasis aduan masyarakat yang lebih efektif.
Melalui forum tersebut, pengelola kos-kosan, pemerintah kelurahan, aparat keamanan, dan pihak kampus dapat membangun kesepahaman mengenai mekanisme penyampaian informasi apabila terjadi persoalan yang melibatkan mahasiswa.
“Jika terdapat aduan atau permasalahan terkait mahasiswa yang tinggal di kos-kosan, maka informasi tersebut dapat disampaikan kepada Humas UIN Saizu maupun pihak pemerintah dan aparat keamanan setempat sehingga dapat ditindaklanjuti secara tepat,” ujarnya.
Dengan adanya komunikasi yang terbangun secara baik, diharapkan berbagai persoalan dapat diselesaikan melalui pendekatan dialogis, edukatif, dan kolaboratif.
Dalam rapat tersebut, Koordinator Humas juga mengusulkan agar FGD membahas berbagai tantangan sosial yang perlu diantisipasi bersama.
Termasuk pentingnya menciptakan lingkungan kos yang aman, nyaman, dan mendukung keberhasilan studi mahasiswa.
Menurutnya, pengelola kos-kosan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan hunian yang kondusif dan selaras dengan norma hukum, norma sosial, serta nilai-nilai akademik yang berkembang di masyarakat.
Oleh karena itu, para pengelola kos direncanakan akan mendapatkan sosialisasi mengenai pengelolaan kos yang berkarakter, mencakup aspek pembinaan lingkungan, keamanan, ketertiban, hingga penguatan tanggung jawab sosial dalam mendukung kehidupan mahasiswa.
“Kos-kosan tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal sementara, tetapi juga harus menjadi lingkungan yang mendukung mahasiswa untuk belajar, berkembang, dan meraih kesuksesan akademik,” kata Safrudin.
Rapat persiapan ditutup dengan sesi berbagi gagasan dan diskusi antarpanitia guna menyempurnakan konsep pelaksanaan FGD.
Berbagai masukan yang muncul akan menjadi bahan penyempurnaan agenda kegiatan agar mampu menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi kampus dan masyarakat.
Melalui FGD Penguatan Humas Berbasis Aduan Masyarakat ini, UIN Saizu Purwokerto menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar kampus, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif bagi mahasiswa. (***)
| Dari Karbala ke Tanah Jawa: Menelusuri Jejak Asyura dalam Tradisi Suro |
|
|---|
| UIN Saizu Buka UM-Mandiri CBT 2026, Tanpa IPI dan Tersedia untuk Semua Prodi |
|
|---|
| UIN Saizu Terima Kunjungan SMA An-Nuriyyah Bumiayu, Kenalkan Kampus dan Jalur Masuk Perguruan Tinggi |
|
|---|
| Tahun Baru Hijriyah dan Kesadaran Memaknai Waktu |
|
|---|
| Mahasiswa BKI UIN Saizu Raih Juara III Esai Nasional PANDIKNAS 2026 Bahas Algoritma Medsos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260617_FGD_SAIZU.jpg)