Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PLN UID Jateng & DIY

PLN dan Polda Jateng Perkuat Pengamanan Objek Vital Nasional Sektor Kelistrikan

Dalam upaya memperkuat sinergi pengamanan infrastruktur kelistrikan, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Petuga PLN melakukan perbaikan jaringan kelistrikan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Dalam upaya memperkuat sinergi pengamanan infrastruktur kelistrikan, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah bersama empat Unit Induk PT PLN (Persero) di wilayah Provinsi Jawa Tengah resmi menandatangani Pedoman Kerja Teknis (PKT).

Penandatanganan ini menjadi landasan penting bagi kedua belah pihak dalam mengamankan objek vital nasional serta mengantisipasi potensi kerawanan di sektor kelistrikan.

Adapun keempat Unit Induk PLN yang terlibat dalam kesepakatan ini meliputi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, PLN Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian Tengah, PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B) Jawa Madura Bali, dan PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Tanjung Jati B.

Acara penandatanganan yang berlangsung di Semarang ini dihadiri oleh Direktur Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Polda Jateng Kombes Pol Anuari, S.I.K., M.Si., CPHR, serta para General Manager dari empat Unit Induk PLN yang menjadi pihak dalam Pedoman Kerja Teknis ini.

Ruang lingkup kesepakatan dalam Pedoman Kerja Teknis ini mencakup beberapa pokok penting.

Di antaranya pengamanan objek vital nasional di bidang kelistrikan, pertukaran data dan/atau informasi terutama mengenai adanya potensi kerawanan (ancaman atau gangguan) yang dihadapi oleh PLN, audit Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) secara berkala serta upaya penegakan hukum terhadap segala bentuk gangguan dan tindak pidana yang membahayakan instalasi kelistrikan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Polda Jateng atas kerja sama yang telah terjalin selama ini.

Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan langkah positif dalam memastikan keamanan infrastruktur kelistrikan guna melayani masyarakat.

"Jawa Tengah sendiri dari topologi kelistrikan merupakan titik load flow, karena berada di tengah-tengah jalur Jawa, Madura dan Bali, sehingga sangat perlu diberikan pengamanan terutama untuk objek vital nasional seperti instalasi kelistrikan. Terima kasih kepada Polda Jateng yang selama ini memberikan dukungan luar biasa kepada PLN dalam memenuhi tugas negara memberikan listrik yang andal dan berkualitas untuk masyarakat," ungkap Bramantyo.

Dirpamobvit Polda Jateng Kombes Pol Anuari menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kolaborasi yang dibangun bersama PLN.

Menurutnya, pengamanan sektor kelistrikan memiliki arti strategis karena berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas dan stabilitas pembangunan daerah.

"Kami mengapresiasi langkah PLN Regional Jawa Tengah yang terus memperkuat sinergi bersama kepolisian. Infrastruktur kelistrikan merupakan objek vital yang harus dijaga bersama. Melalui Pedoman Kerja Teknis ini, kami berharap koordinasi, pencegahan potensi gangguan, serta respons terhadap setiap kerawanan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan terintegrasi," ujar Anuari.

Dengan adanya Pedoman Kerja Teknis ini, diharapkan koordinasi antara PLN dan aparat keamanan makin solid.

Gangguan terhadap kelistrikan yang berpotensi menghambat pelayanan publik dan aktivitas ekonomi dapat diminimalisasi, sekaligus menjamin keandalan pasokan listrik bagi seluruh masyarakat Jawa Tengah.(***) 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved