Tribunjateng Hari ini
Datu Nova Pemilik Baru PSIS Siap Lakukan Perombakan Besar-besaran
Pengusaha asal Kota Semarang, Datu Nova Fatmawati, resmi mengambil alih saham mayoritas PT Mahesa Jenar Semarang (PSIS).
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
Keputusan itu diambil karena kondisi PSIS yang ia nilai sedang berada di titik terendah dan membutuhkan langkah cepat untuk diselamatkan.
Datu mengatakan, misinya saat ini bukan hanya menjadi investor, tetapi juga meneruskan cinta mendiang ayahnya terhadap PSIS, sekaligus mengembalikan kejayaan klub kebanggaan Kota Semarang.
Ia menyebut, pembenahan itu akan dimulai setelah pengumuman akuisisi.
Seluruh elemen tim akan dievaluasi secara menyeluruh.
"Saya melihat kondisi PSIS sedang berada di bawah. Saya mencoba menyelamatkan PSIS agar kembali ke jalurnya,” kata Datu.
“Misi saya yang paling dekat adalah membenahi tim, dari pemain, pelatih sampai manajemen," sambungnya.
Dia menargetkan, PSIS bertahan di kompetisi kasta kedua musim ini, dan musim depan diharapkan sudah bisa kembali bersaing di level tertinggi.
Saat ini PSIS berada di urutan dasar klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026.
Posisi itu tak lepas dari performa buruk PSIS yang tidak pernah menang dalam sepuluh laga terakhir.
Tentang Datu
Pemilik baru PSIS Semarang, Datu Nova Fatmawati, merupakan pengusaha kelahiran Semarang.
Tak banyak informasi terkait Datu Nova, termasuk usahanya.
Namun, suaminya, Fariz Julinar Maurisal, merupakan owner Belikopi dan CEO Lyly Bakeri.
Suami Datu juga merupakan bos klub peserta Pegadaian Championship 2025/2026, Persela Lamongan.
Persela saat ini berada satu grup dengan PSIS.
bos baru PSIS Semarang
pemilik PSIS Semarang
Akuisisi PSIS
multiangle
Tribunjateng.com
m syofri kurniawan
| Tiga Bos Bank BJB Divonis Bebas dalam Kasus Kredit Sritex |
|
|---|
| Ngadiono Warga Pati Korban Kecelakaan ALS Akan Dibawa dengan Helikopter |
|
|---|
| Taj Yasin: Kasus Pencabulan Santriwati di Pati Sudah Terpantau sejak 2024 |
|
|---|
| Pelarian Ashari Tersangka Pencabulan Santriwati Berakhir di Wonogiri |
|
|---|
| Uniknya Ras Kambing Kaligesing di Klaten, Kambing Mandi Tiga Kali Sehari, Harga Tembus Ratusan Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Jateng-Hari-Ini-Rabu-19-November-2025.jpg)