Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Panser Biru Siap Gemuruhkan Lagi Stadion Jatidiri Semarang

Momen masuknya investor baru di kubu PSIS Semarang, yakni CEO Datu Nova Fatmawati yang mengakuisisi

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN JATENG/muh radlis
PSIS SEMARANG - Stadion Jatidiri Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Momen masuknya investor baru di kubu PSIS Semarang, yakni CEO Datu Nova Fatmawati yang mengakuisisi saham mayoritas PT. Mahesa Jenar yang dimiliki Yoyok Sukawi sebelumnya menjadi titik balik kebangkitan bagi tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang tersebut.


Harmonisasi antara manajemen baru dengan suporter begitu terlihat ditandai dengan beberapa pertemuan dalam kurun waktu terakhir.


Satu di antaranya yakni pertemuan CEO Datu Nova bersama sang suami Fariz Julinar Maurisal dengan Panser Biru dalam sarasehan beberapa waktu lalu.


Salah satu hasil dari pertemuan itu yakni Panser Biru resmi mencabut boikot pertandingan home PSIS yang telah berlangsung selama dua tahun.


 Dengan hasil pertemuan tersebut, laga kandang terdekat PSIS Semarang pada tanggal 3 Januari 2026 mendatang dipastikan sudah bisa disaksikan dengan penonton.

Euforia dan atmosfer Stadion Jatidiri tentu sangat dibutuhkan skuad PSIS untuk meraih kemenangan perdana di kandang sendiri musim ini, sekaligus kemenangan perdana di tahun 2026.

Baca juga: Daftar 3 Nama Pemain Baru PSIS Semarang Dikabarkan Diincar Si Nyonya Besar

Baca juga: BPBD Catat Kerugian Akibat Bencana di Blora Hampir Tembus Rp25 Miliar Dalam Setahun

Pemain Kendal Tornado FC yang Berat Badan Naik 1 KG Didenda Rp 1 Juta

Istri Letkol Diduga 24 Kali Check-in dengan Diplomat Arya, Keluarga Korban Desak TNI Turun Tangan


Ketua Umum DPP Panser Biru, Kepareng Wareng kepada Tribun Jateng menyampaikan bahwa sebenarnya laga kandang dengan kehadiran suporter harusnya sudah diberlakukan ketika menjamu Persipura Jayapura beberapa waktu lalu.

Namun, dinamika akuisisi saham yang terjadi saat itu sehingga laga kandang masih berlangsung tanpa penonton.


"Dalam pertemuan kemarin, semua permintaan suporter kepada manajemen dipenuhi.

Terus mereka menyambut baik dan kita sudah ada MOU ya kesepakatan dengan manajemen dengan suporter.

Ya akhirnya (boikot) kita cabut," kata Kepareng, Minggu (30/11/2025).


"Laga lawan Persipal, kita sudah mendukung kembali di Stadion," terangnya.


Wareng mengatakan, awal melakukan boikot dikarenakan adanya ketidaksepahaman dengan manajemen lama terkait pengelolaan tiket.


"Biasanya pengelolaan tiket itu di kelola supporter, tapi Mas Yoyok saat itu enggak mau jika dikembalikan ke korwil.

Lah teman-teman Korwil kalau tidak lewat DPP Panser Biru tidak mau.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved