Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Awas Duel Panas PSIS Semarang Vs Persela Lamongan, Vizcarra Waspadai Jhon Mena

Persiapan PSIS Semarang jelang H-1 kontra Persela Lamongan bakal tersaji di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (24/1/2026) malam.

TRIBUN JATENG/Franciskus Ariel Setiaputra
BIDIK KEMENGAN - Penyerang PSIS Semarang Alberto Goncalves berebut bola dengan rekan setimnya Delfin Rumbino dalam sesi persiapan menghadapi laga pekan ke-17 Pegadaian Championship 2025/2026 kontra Persela Lamongan baru-baru ini. PSIS membidik kemenangan di depan pendukungnya sendiri demi kans lolos dari zona degradasi. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Duel PSIS Semarang kontra Persela Lamongan dalam laga lanjutan Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 pekan ke-17 menjadi partai yang ditunggu-tunggu.

Bentrok kedua tim ini akan tersaji di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (24/1/2026) malam.

Tensi tinggi mulai terasa sejak beberapa hari sebelum laga, terutama psywar yang dilontarkan pendukung kedua tim di media sosial.

Baca juga: Esteban Vizcarra Soroti Kelemahan PSIS di 2 Laga Terakhir, Hadapi Persela Jangan Kecolongan Lagi

Lurah Pekunden Semarang Menyoal Viral Penarikan Iuran Linmas Rp50 Ribu: Keliru, Memang Salah

Keluarnya salah satu investor Persela Lamongan yang kemudian mengakuisisi saham mayoritas PSIS Semarang beberapa waktu lalu turut memanaskan gengsi kedua tim.

Bukan hanya mengakuisisi, beberapa pemain penting Persela Lamongan juga kemudian menyusul bergabung ke PSIS.

Sebut saja seperti kiper Mario Londok, Esteban Vizcarra, Beto Goncalves, dan beberapa nama lain.

PSIS juga saat ini sedang dalam masa kritis karena kalah dalam dua laga beruntun.

Bahkan, ambisi untuk menyapu bersih tiga laga kandang secara beruntun di akhir putaran kedua ini harus pupus setelah Mahesa Jenar dikalahkan Deltras FC di pekan sebelumnya.

Tentu, PSIS Semarang tidak mau kembali menyerah di tangan klub Jawa Timur lainnya kali ini.

Pada pertemuan pertama di Stadion Surajaya Lamongan, kedua tim berbagi angka dengan skor akhir kala itu 1-1.

Nama-nama baru yang sudah direkrut sejauh ini menjadi senjata baru PSIS untuk memberikan kemenangan bagi tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang tersebut.

Di lini depan, selain Rafinha yang dikenal sebagai bomber haus gol, ada sosok Beto Goncalves yang dikenal sudah kenyang pengalaman.

Di usia 45 tahun, Beto masih dapat diandalkan di area kotak penalti lawan.

PERSIAPAN - Kiper PSIS Semarang Mario Fabio Londok menjalankan latihan, Rabu (21/1/2026). Ini menjadi agenda persiapan jelang laga PSIS Semarang melawan Persela Lamongan pada Sabtu (24/1/2026).
PERSIAPAN - Kiper PSIS Semarang Mario Fabio Londok menjalankan latihan, Rabu (21/1/2026). Ini menjadi agenda persiapan jelang laga PSIS Semarang melawan Persela Lamongan pada Sabtu (24/1/2026). (TRIBUN JATENG/Franciskus Ariel Setiaputra)

Catatan Evaluasi Pelatih

Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra mengatakan, timnya sudah siap tempur demi mengamankan poin penuh di kandang sendiri. Dia meyakini timnya bisa tampil lebih baik dari laga sebelumnya.

Untuk lepas dari zona degradasi, tim Mahesa Jenar memang masih membutuhkan poin demi poin di sisa putaran kedua ini serta putaran ketiga nantinya.

Saat ini PSIS masih berada di urutan sembilan klasemen sementara grup timur.

"Anak-anak sudah dalam kondisi siap dan kami optimis dengan perjuangan keras kami bisa meraih poin penuh di kandang sendiri."

"Mengenai tim lawan, tentunya kami juga respect ke mereka. Persela adalah tim besar dan tim yang solid," kata Jafri Sastra, Jumat (23/1/2026).

Salah satu yang menjadi evaluasi Jafri Sastra selama sepekan terakhir yakni membenahi chemistry antar pemain yang menjadi kendala utama tim saat dikalahkan Deltras FC.

Pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat itu juga berupaya membenahi mentalitas para pemain.

Baca juga: Sosok M Hidayat Gelandang PSIS Pinjaman PSMS, Siap Bantu Mahesa Jenar Menolak Degradasi?

Viral Penarikan Iuran Gunakan Kop Linmas, Ketua RW 05 Pekunden Semarang: Dulu Pernah Ditegur

"Sepekan ini kami bangun aspek mentaliti komunikasinya. Aspek semua penting agar saat pertandingan nanti berbagai kesalahan kemarin tidak terjadi lagi," sambungnya.

Di sisi lain, Jafri Sastra juga membenahi penyelesaian akhir dengan simulasi game.

Hal ini dilakukan karena pada pertandingan lawan Deltras, PSIS Semarang cukup buntu kendati sudah menciptakan banyak peluang.

"Kami mengasah finishing kerja sama dalam aspek penyelesaian akhir."

"Kami juga ada gim simulasi internal. Karena, ada beberapa pemain yang baru yang harus segera disiapkan," pungkasnya.

Hanya saja, jelang laga kontra Persela Lamongan, pemain asing baru PSIS Semarang, Denilson Rodrigues statusnya masih tanda tanya.

Di website operator liga, belum ada nama Denilson dalam list tersebut. Manajemen PSIS juga masih belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi terkait hal ini.

Waspadai Dua Pemain Persela

Sementara itu, salah satu pemain senior sekaligus mantan pemain Persela di putaran pertama, Esteban Vizcarra menegaskan bahwa ada satu sosok berbahaya di kubu Persela. 

Pemain yang dimaksud adalah penyerang sayap Jhon Mena.

Sebagai mantan rekan setim, Vizcarra nampaknya paham betul nama yang dia ucapkan itu.

Selain penyelesaian akhir, Jhon Mena tipikal pemain kreatif dalam hal distribusi bola di area pertahanan lawan.

"Jhon Mena, dia pemain bagus, pasti kami siapkan strategi untuk meredamnya," kata mantan pemain Pelita Jaya tersebut.

Vizcarra menilai, Persela Lamongan juga memiliki keunggulan dalam hal kekompakan tim.

Tidak banyak perubahan skuad yang dilakukan pada bursa transfer paruh musim membuat skema permainan mereka sudah matang.

“Soal tim Persela saat ini, di sana masih banyak pemain yang stay. Makanya mereka saya kira sudah pakem dengan skema permainan mereka,” jelasnya.

Selain mewaspadai Jhon Mena, Vizcarra juga menyebut sosok Luan Nascimento juga wajib diwaspadai.

Luan musim ini didatangkan PSIS, namun evaluasi besar-besaran yang dilakukan manajemen baru membuatnya harus tersingkir.

Dia kemudian bergabung ke Persela Lamongan. Bahkan, jika sudah bisa dimainkan, Luan akan menjalani debut untuk Laskar Joko Tingkir melawan mantan klubnya sendiri.

“Mereka adalah tim yang sudah lama bersama-sama, ditambah Luan yang pasti akan menambah kekuatan mereka. Pasti mereka lebih kuat,” pungkas Vizcarra.

Baca juga: BREAKING NEWS, M Hidayat Jadi Amunisi Tambahan PSIS Semarang, Gelandang Bertahan PSMS Medan

Debut Pahit Mario Londok di PSIS Semarang: Kami Belum Kompak

Misi Curi Poin Penuh

Dari kubu lawan, headcoach Persela Lamongan, Bima Sakti mengatakan, timnya datang ke Semarang dengan misi mencuri poin penuh.

"Alhamdulillah kami dalam kondisi siap, pemain juga semua siap," kata dia.

Bima Sakti yang juga sudah menjajal rumput Stadion Jatidiri dalam sesi official training berharap saat pertandingan nanti tidak terganggu dengan guyuran hujan deras.

Saat sesi uji lapangan, dia menyebut beberapa titik di lapangan Stadion Jatidiri tergenang air.

"Kami melihat lapangan bagus walaupun ada genangan. Mudah-mudahan besok kondisi baik dan semoga tidak hujan."

"Kami akan memberikan yang terbaik buat Persela dan Alhamdulillah pemain semuanya dalam kondisi siap," katanya.

Sementara itu, disinggung soal tren buruk yang sedang dihadapi PSIS yakni kalah dalam dua laga terakhir, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu mengatakan Headcoach Jafri Sastra punya trik jitu untuk membereskan masalah tersebut.

"Membangun sebuah tim tidak mudah, coach Jafri Sastra pasti punya cara jitu untuk mengembalikan motivasi pemain PSIS dan memang mereka kalah melawan Deltras FC, saya pikir mereka akan bangkit."

"Kami akan antisipasi itu. Semoga pertandingan berjalan lancar, fair," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved