PSIS Semarang
Gustur Cahyo Putro Optimistis PSIS Raih Tiga Poin, Siap Tampil Maksimal Jika Dipercaya Starter
Pemain PSIS Semarang, Gustur Cahyo Putro, menunjukkan optimisme tinggi jelang laga lanjutan Pegadaian Championship menghadapi Persipal Palu
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muslimah
Gustur Cahyo dkk menjalani latihan di Boyolali selama dua hari (Rabu dan Kamis), kemudian melanjutkan persiapan di Semarang pada Jumat dan Sabtu.
Menurutnya, akses yang baik serta kualitas lapangan latihan di Boyolali turut menunjang persiapan tim.
Hal ini sulit ditemukan di Semarang, terutama saat musim hujan tiba.
Sementara lapangan lain, seperti lapangan POJ City Semarang yang menggunakan lapangan rumput sintetis memiliki karakter yang berbeda dengan lapangan rumput alami.
Tim Mahesa Jenar mencari lapangan rumput alami yang lebih mumpuni sebagai bagian dari adaptasi menatap bentrok kontra Persipal Palu di Stadion Jatidiri.
“Secara jarak tidak terlalu jauh, kita pakai fasilitas jalan tol jadi tidak ada masalah. Lapangan di sini juga bagus-bagus jadi sangat membantu persiapan tim,” jelasnya.
Meski demikian, ia tetap mewaspadai kekuatan lawan, Persipal Palu, yang dinilai memiliki motivasi tinggi untuk keluar dari zona bawah klasemen.
Persipal saat ini menempati posisi juru kunci grup timur di papan klasemen sementara.
“Menurut saya mereka juga tim bagus, semua pemain wajib kita waspadai. Mereka juga punya target untuk naik dari zona degradasi. Kami harus antisipasi semangat juang mereka,” tegasnya.
Sementara itu, pemain paling senior di kubu PSIS, Alberto Goncalves menyebut laga melawan Persipal perlu kewaspadaan tinggi.
Ia menegaskan bahwa posisi lawan di klasemen tidak boleh membuat tim lengah.
“Ini kan tim di bawah kita. Ini yang harus diwaspadai. Saya pikir lawan yang paling berat adalah kita sendiri. Kalau kita masuk lapangan dengan pikir tim ini di bawah, kita sudah menang sebelum pertandingan, itu tidak mungkin,” tegas pemain berusia 45 tahun itu.
Menurut pemain yang akrab disapa Beto ini, justru tim yang berada di posisi juru kunci memiliki motivasi berlipat untuk keluar dari zona degradasi, sehingga berpotensi menjadi lawan yang lebih sulit.
“Mereka juga mau keluar dari situasi zona degradasi dan masih punya peluang karena masih ada enam pertandingan. Jadi kita tidak boleh berpikir mereka lawan yang mudah,” lanjutnya.
Ia pun mengingatkan seluruh pemain PSIS untuk tetap fokus penuh dan menganggap setiap pertandingan sebagai laga berat, terlebih bermain di kandang sendiri dengan ekspektasi besar dari suporter.
| PSIS Semarang Janji Fight di Kandang Persipura, Demi 3 Poin Jauhi Zona Merah |
|
|---|
| Lawan Kecepatan Persipura, Lini Belakang PSIS Fokus Antisipasi Serangan Balik |
|
|---|
| Nasib PSIS Jelang Laga Lawan Persipura, Bos Mahesa Jenar: Target Tetap 3 Poin Tanpa Andri |
|
|---|
| Klarifikasi Bos PSIS Semarang Fariz Julinar Setelah Timnya Tiba-tiba Ditinggal Pelatih Andri Ramawi |
|
|---|
| Ujian Berat PSIS Semarang Usai Ditinggal Pelatih, Lawan Persipura di Jayapura |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260326_gUSTUR.jpg)