Ramadan 2026
Mengenal Tren Gamis “Bini Orang”, Bermula dari Inara Rusli
Memasuki hari ke-11 Ramadan 2026, suasana Pasar Johar tampak lebih ramai dari akhir pekan biasanya.
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
"Belum ada gambaran, ini lihat-lihat dulu model bajunya," ungkapnya.
Dewi (48), pedagang gamis di Pasar Johar, menyebut model “bini orang” menjadi yang paling laris sejak awal Ramadan.
"Yang paling laris ya ‘bini orang’. Dari awal puasa sudah banyak yang cari," jelasnya.
Ia menyebut tren ini ramai diperbincangkan di TikTok.
"(Ramainya) Di TikTok. Terinsipirasi dari Inara kali," kiranya.
Menurut Dewi, model ini memiliki potongan simpel dengan detail renda di bagian bawah rok.
"Modelnya kayak gini, cuma bawahnya ada renda-rendanya," jelas Dewi sambil menunjukkan salah satu koleksi.
Harga gamis tersebut dibanderol Rp225 ribu hingga Rp300 ribu tergantung bahan.
"Bedanya di bahan. Seruti itu ada yang biasa, ada yang premium," jelasnya.
Dewi menyebut dalam sehari bisa menjual lima hingga sepuluh potong, tergantung tingkat keramaian pasar.
"Sehari itu bisa sampai lima atau 10 ya, tergantung pasar ramai atau tidaknya," sebutnya.
Pedagang lain, Ratnasari, juga membenarkan tingginya minat pembeli terhadap model ini.
“Model terbaru sekarang ya kayak gini, ‘bini orang’ ini,” ujarnya sambil menunjukkan gamis dengan detail renda di bagian bawah.
"Malah banyak yang cari," katanya.
Namun ia menilai segmen pembelinya lebih banyak dari kalangan ibu-ibu.
| Bukan dari Arab, Inilah Sejarah Unik Halalbihalal dari Tradisi Nusantara hingga Tren Potluck |
|
|---|
| Pesta Kembang Api dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Kauman Semarang |
|
|---|
| Atraksi Sembur Api Jadi Magnet Kemeriahan Malam Takbiran di Kebumen |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi Malam Takbiran |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Hanya 20 Hari, Sripeni Yakin Cukup untuk Antar Warga Pulang Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260301_Pedagang-gamis-bini-orang-di-Pasar-Johar-Semarang_1.jpg)