Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Pemkot Semarang Targetkan 900 Rumah Diintervensi Lewat Program Rehabilitasi RTLH 2026

Pemerintah Kota (Pemkot) berencana melakukan intervensi terhadap 900 rumah melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun ini.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muh radlis
IST
RTLH - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat menyerahkan bantuan rehabilitasi RTLH kepada Suyono senilai total Rp20 juta dalam rangkaian agenda "Temu Warga Lokal" di Kecamatan Semarang Utara pada Jumat (9/1). Ist 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) berencana melakukan intervensi terhadap 900 rumah melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun ini.


"Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga Kota Semarang yang terpaksa tinggal di hunian yang membahayakan keselamatan maupun kesehatan keluarganya," kata Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).


Agustina menjelaskan, sepanjang tahun 2025 Pemkot Semarang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) telah menuntaskan rehabilitasi terhadap 1.013 unit RTLH di berbagai wilayah kota.


Adapun rehabilitasi RTLH ini akan dilanjutkan pada tahun 2026.


"Semoga program RTLH ini membawa manfaat bagi masyarakat," imbuhnya.


Sementara itu, rumah Suyono, warga RT 03 RW 08 Kelurahan Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara, menjadi salah satu yang diikutkan dalam program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Baca juga: Jafri Sastra Optimis PSIS Semarang Bisa Curi Poin di Kandang PSS Sleman

Hunian tersebut sudah bisa ditempati dalam waktu 10 hari setelah dilakukan perbaikan.


Agustina menyebutkan, bantuan rehabilitasi RTLH diberikan kepada Suyono senilai total Rp20 juta dalam rangkaian agenda "Temu Warga Lokal" di Kecamatan Semarang Utara pada Jumat (9/1).


Melalui intervensi ini, Agustina menyebut, program RTLH merupakan instrumen kebijakan Pemkot Semarang yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga secara fundamental.


"RTLH adalah bagian dari ikhtiar kami dalam pengentasan kemiskinan, pencegahan stunting, peningkatan kesehatan lingkungan, sekaligus penataan kawasan pesisir.

Rumah yang layak akan berdampak langsung pada kehidupan keluarga," tegasnya.


Suyono, yang juga menjabat sebagai Ketua RT setempat memberikan ucapan terima kasih kepada Pemkot Semarang atas bergulirnya program RTLH tersebut.


"Tadinya rumah saya tidak layak huni, sekarang sudah bisa saya tempati bersama keluarga," ungkap Suyono. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved