Berita Semarang
Pantau Arus Mudik Lewat Layar, 56 Titik ATCS Siap Urai Kemacetan di Kota Semarang
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perhubungan menyebut telah menyiapkan pengaturan lalu lintas menghadapi arus mudik dan balik Lebaran.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perhubungan menyebut telah menyiapkan pengaturan lalu lintas menghadapi arus mudik dan balik Lebaran di Kota Semarang.
Sebanyak 250 personel telah disiagakan dan disebar di sejumlah titik strategis.
Baca juga: Pusat Perbelanjaan hingga Jalur Tanjakan Gombel Diprediksi Jadi Titik Macet Saat Mudik di Semarang
Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, pengaturan lalu lintas mengikuti kebijakan nasional seperti penjadwalan cuti, sistem one way nasional, dan ganjil genap.
Danang menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Semarang untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang diperkirakan terjadi dalam tiga fase, yakni arus mudik, hari H Lebaran, dan arus balik.
"Kami sudah koordinasi dengan stakeholder primer kami, Satlantas polrestabes Semarang dan seluruh rangkaian yang sudah kita siapkan sudah mulai kita laksanakan, termasuk hari ini kita sudah mulai (buka) posko," kata Danang, Jumat (13/3/2026).
Danang menyebutkan, Dishub Kota Semarang menyiapkan sebanyak beberapa posko utama untuk mendukung pengendalian lalu lintas, yakni di Tambakaji, Terboyo, Cangkiran, Gunungpati, Pandanaran, dan Banyumanik.
Selain itu, personel ditempatkan di sejumlah lokasi transportasi strategis seperti terminal, bandara, dan stasiun, serta bergabung dengan pos pengamanan milik kepolisian di kawasan Tol Kalikangkung dan pusat kota.
Baca juga: Daftar Nomor Darurat Penting Disimpan saat Mudik Lebaran, Ada Bengkel Siaga
Untuk pengawasan lalu lintas, Dishub mengandalkan Area Traffic Control System (ATCS) yang saat ini telah terpasang di puluhan titik persimpangan di Kota Semarang.
"Total (simpang) ada 96, dan sekitar 56 sudah terpasang ATCS," sebutnya.
Apabila terjadi kepadatan yang tidak bisa diurai melalui sistem, lanjutnya, petugas akan melakukan pengaturan manual di lapangan dengan rekayasa lalu lintas. (idy)
| Paku Bumi Sedalam 28 Meter Disiapkan Untuk Benahi Tanah Gerak di Jalur Gombel Lama Semarang |
|
|---|
| Rating Google Anjlok Jadi 2,8: Toko Kue Gambang Semarang Diserbu Ulasan Negatif Isu Anak Wali Kota |
|
|---|
| Detik-detik Pemotor Tewas Tertemper Kereta di Semarang, Korban Sempat Ragu Saat Terobos Rel |
|
|---|
| Sidang Kredit Sritex, Kuasa Hukum Sebut Kejanggalan Selisih Saldo Rekening Triliunan Rupiah |
|
|---|
| Detik-detik Pemotor Tewas Usai Tertemper KA Harina saat Menerobos Perlintasan Kokrosono Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260313_Sekretaris-Dishub-Kota-Semarang-Danang-Kurniawan_1.jpg)