Selasa, 16 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Semarang

Agustina: Kerukunan Jadi Modal Terbesar Semarang, Perbedaan Harus Dirawat Jadi Kekuatan

Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat, Kota Semarang dinilai mampu menjaga iklim kehidupan yang harmonis.

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Dok. Pemkot Semarang
MALAM 1 SURO – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan sambutan saat menghadiri Malam Tirakatan, Doa Bersama, dan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang bertepatan dengan Malam Satu Suro di halaman Balai Kota Semarang, Senin (15/6/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Agustina menegaskan kerukunan, toleransi, dan gotong royong menjadi modal sosial utama dalam mendukung pembangunan Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat, Kota Semarang dinilai mampu menjaga iklim kehidupan yang harmonis. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi pembangunan dan pertumbuhan kota.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan bahwa kerukunan masyarakat merupakan kekuatan terbesar yang dimiliki Kota Semarang. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga persatuan.

Hal itu disampaikan Agustina saat menghadiri Malam Tirakatan, Doa Bersama, dan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang bertepatan dengan malam Satu Suro di halaman Balai Kota Semarang, Senin (15/6/2026) malam.

"Semarang adalah rumah bersama. Kekuatan kota ini bukan hanya pada pembangunan fisiknya, tetapi pada warganya yang mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman," ujar Agustina.

Menurutnya, suasana aman dan nyaman yang selama ini dirasakan masyarakat menjadi salah satu faktor yang membuat Kota Semarang terus berkembang dan menarik bagi berbagai kalangan.

Ia mengapresiasi peran tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forkopimda, organisasi masyarakat, komunitas, hingga warga yang selama ini ikut menjaga toleransi dan semangat gotong royong.

Agustina menilai kedewasaan masyarakat Semarang juga terlihat dari cara mereka menyikapi perbedaan pandangan. Bahkan pada hari yang sama ketika sejumlah mahasiswa menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi, seluruh kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.

"Perbedaan pandangan adalah bagian dari demokrasi. Yang membanggakan, masyarakat Kota Semarang mampu menyampaikan pendapat dengan santun dan tetap menjaga suasana yang damai," katanya.

Momentum Tahun Baru Hijriah dan malam Satu Suro, lanjut dia, menjadi saat yang tepat untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat persaudaraan antarwarga.

"Tahun Baru Hijriah mengajarkan semangat hijrah menuju kebaikan, sementara Satu Suro mengajak kita melakukan introspeksi diri. Keduanya mengingatkan pentingnya memperkuat persaudaraan dan membangun masa depan bersama," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat juga disuguhi pagelaran wayang kulit dengan lakon Ngamarta Binangun. Agustina menilai cerita tersebut memiliki pesan yang relevan dengan pembangunan Kota Semarang saat ini.

Menurutnya, lakon tersebut mengajarkan bahwa kemajuan hanya dapat dicapai melalui kebersamaan, kolaborasi, dan kemampuan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.

"Kerukunan, toleransi, gotong royong, dan kepedulian sosial adalah energi yang membuat Semarang semakin hebat, semakin membahagiakan, dan semakin terbuka bagi siapa saja," tandasnya.

Melalui momentum pergantian tahun ini, Agustina mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, merawat lingkungan, serta memperkuat rasa memiliki terhadap Kota Semarang sebagai rumah bersama yang aman, harmonis, dan terus berkembang. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved