Berita Semarang
2.300 Pasien TBC di Semarang Belum Sembuh, Dinas Kesehatan Ungkap Kendala Terbesar
Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat terdapat sebanyak 3.300 pasien tuberkulosis (TBC) hingga Agustus tahun 2025 ini.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat terdapat sebanyak 3.300 pasien tuberkulosis (TBC) hingga Agustus tahun 2025 ini.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.300 pasien masih menjalani pengobatan.
Baca juga: Wali Kota Agustina Wilujeng Targetkan Kota Semarang Bebas TBC 2028
"Jadi yang belum selesai pengobatan itu ada 2.300 (pasien). Karena pengobatan TBC itu 6 bulan," terang Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr M Abdul Hakam, Kamis (4/9/2025).
Abdul Hakam mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinkes saat ini tengah menggencarkan program Terapi Pencegahan TBC (TPT) yang dilakukan selama 12 minggu, dengan konsumsi obat sekali dalam seminggu.
Program ini menyasar ribuan warga yang disaring melalui pemeriksaan awal.
"Dari 10.000 sampel, baru dua yang (terdeteksi) positif. (Itu berlangsung) Baru enam hari, dari total tiga Puskesmas," terangnya.
Dia menjelaskan, kasus TBC ditemukan melalui tahapan pemeriksaan gejala awal, seperti batuk dua minggu berturut-turut, penurunan berat badan, dan nafsu makan turun.
Setelah itu, dilakukan pemeriksaan X-ray dan swab dahak untuk mendeteksi infeksi.
“Kalau dari hasil X-ray ada bintik-bintik putih, dilanjutkan dengan swab. Kalau positif, dilanjutkan pemeriksaan PCR,” terangnya.
Hingga saat ini, ia menyebut wilayah dengan kasus TBC tertinggi berada di wilayah Gunungpati dan Ngaliyan.
Baca juga: Semarang Terapkan Layanan Satu Atap TBC di 3 Puskesmas, Ini Daftarnya
Sementara itu, kendala terbesar yang dihadapi adalah rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan.
Dinkes berharap masyarakat proaktif memeriksakan diri, terutama bagi yang memiliki riwayat batuk berkepanjangan atau kebiasaan merokok.
“Misalnya udud (merokok) terus watuk (batuk), langsung datang ke Puskesmas Bangetayu, Puskesmas Ngaliyan, Puskesmas Gunungpati, gratis," katanya. (idy)
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Jumat 1 Mei 2026: Hujan Ringan |
|
|---|
| BREAKING NEWS Tanggul Sungai Plumbon Jebol Sepanjang 50 Meter, Banjir Terjang Permukiman di Mangkang |
|
|---|
| Tak Mau Asal Tangkap Monyet yang Teror Warga Kalialang, DLH Kota Semarang Perlu Kajian Ilmiah |
|
|---|
| Meski Dibatasi hingga 2026, Guru Non-ASN Masih Dibutuhkan karena Kekurangan Pengajar di Sekolah |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Kamis 30 April 2026: Hujan Ringan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250905_Wali-Kota-Semarang-Agustina-Wilujeng-tinjau-layanan-satu-atap_1.jpg)