Berita Semarang
UPGRIS Bekali 750 Calon Wisudawan dengan Pelatihan Kesiapan Kerja
Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPGRIS) Semarang melalui Lembaga Pengembangan Profesi
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPGRIS) Semarang melalui Lembaga Pengembangan Profesi (LPP) menggelar Pelatihan Kesiapan Kerja bagi 750 mahasiswa calon wisudawan program sarjana reguler.
Bertempat di Balairung UPGRIS, Selasa (9/9/2025), kegiatan ini diharapkan pihak kampus sebagai bekal para calon wisudawan agar lebih siap memasuki dunia kerja.
Ketua Pusat Karir, PPL, dan Pemagangan UPGRIS, Dr. Prasetyo, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan kali ini hanya menyasar mahasiswa program sarjana reguler dari tujuh fakultas.
“Dari total 892 mahasiswa yang akan diwisuda, ada 750 mahasiswa reguler yang mengikuti pelatihan kesiapan kerja ini,” terangnya.
Menurutnya, materi yang diberikan meliputi keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
“Kami menghadirkan materi remote working, pembuatan CV dan portofolio, hingga teknik wawancara.
Portofolio mahasiswa juga akan kami simpan dalam sistem untuk kemudian ditawarkan kepada perusahaan yang hadir saat job fair,” jelasnya.
Prasetyo menambahkan, tingkat serapan kerja lulusan UPGRIS cukup menggembirakan.
“Mayoritas lulusan terserap kerja dalam waktu tiga bulan, dan hampir seratus persen sudah bekerja sebelum enam bulan.
Urutannya, yang paling banyak bekerja, kemudian melanjutkan studi, dan sebagian memilih berwirausaha,” ungkapnya.
Ia menekankan, dunia kerja memiliki dinamika yang berbeda dibandingkan kehidupan kampus.
Karena itu, mahasiswa perlu membekali diri dengan keterampilan sekaligus mental yang kuat.
“Kalau di kampus semua terfasilitasi, berbeda dengan dunia kerja di mana mereka harus berjuang dan berkompetisi.
Maka mahasiswa perlu menyiapkan pengetahuan, keterampilan, mental, dan daya juang untuk bisa beradaptasi,” pesannya.
Sementara itu, Ketua LPP UPGRIS, Dr. Fenny Roshayanti, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari amanah perguruan tinggi untuk mendampingi mahasiswa hingga siap bersaing di dunia kerja.
| Mirip Surabaya Tapi Beda Rasa, Cerita Wisatawan saat Berkunjung di Kota Lama Semarang |
|
|---|
| Viral di TikTok! Antrean Photobooth ala Koran di Kota Lama Semarang Mengular Sampai Gedung Marba |
|
|---|
| BREAKING NEWS Pulang Mancing Tak Dapat Ikan, Pria Asal Semarang Tewas Kecelakaan Terperosok ke Got |
|
|---|
| Pesona Wisata Semarang di Tahun Baru 2026, Mulai Dari Lawang Sewu hingga Sam Poo Kong |
|
|---|
| Pengunjung Kecele, Jembatan Kaca Tinjomoyo Semarang Masih Ditutup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250909_UPGRIS.jpg)