Berita Semarang
KAI Minta Maaf, Ada Perbaikan Jalur Perlintasan Sebidang Madukoro dan Kokrosono Semarang
PT KAI Daop IV Semarang melakukan perbaikan jalur rel di dua perlintasan sebidang (JPL) yakni Jalan Madukoro dan Jalan Kokrosono, Kota Semarang.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – PT KAI Daop IV Semarang melakukan perbaikan jalur rel di dua perlintasan sebidang (JPL) yakni Jalan Madukoro dan Jalan Kokrosono, Kota Semarang.
Pekerjaan dilakukan selama tiga hari, mulai Kamis (4/12/2025) hingga Sabtu (6/12/2025).
Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan perbaikan ini dilakukan untuk menjaga keandalan prasarana rel, terutama pada titik-titik yang bersinggungan langsung dengan arus kendaraan.
Baca juga: KAI Kerahkan KAIS Lintas Utara, Cek Titik Rawan Daop 4 Semarang Bersama KNKT
• Rizky Yakini PSIS Bisa Mengulang Sukses di Laga Away Kontra Barito Putera
“Perbaikan ini sangat diperlukan untuk memastikan operasional kereta api, mengurangi potensi gangguan perjalanan akibat kondisi prasarana yang menurun, terutama di area perlintasan sebidang yang padat aktivitas,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).
Selama pekerjaan berlangsung, KAI berkoordinasi dengan kepolisian dan Dishub untuk menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup jalan.
Lingkup pekerjaan meliputi pembongkaran aspal lama di area perlintasan, perataan dan penghalusan jalur rel, serta peninggian jalur hulu arah Surabaya.
Penyesuaian elevasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya tahan jalur terhadap beban dan aktivitas lalu lintas.
Seusai perbaikan rel, pekerjaan dilanjutkan dengan penstabilan jalur dan pengaspalan ulang agar kondisi jalan kembali aman dilintasi warga.
Franoto menegaskan, KAI berupaya menjaga kualitas layanan dan keselamatan perjalanan kereta api melalui peningkatan kondisi prasarana.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pekerjaan berlangsung,” katanya. (*)
| Alasan MBG Akan Terus Berjalan Kata Budiman Sudjatmiko di Semarang, Sempat Kena Maki Mahasiswa |
|
|---|
| Di Balik Poster "Penggal Kepala Presiden", Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Desak Perubahan |
|
|---|
| Foto-foto Demonstrasi Mahasiswa Undip di Jalan Pahlawan Semarang, Singgung Negara Hancur 90 Persen |
|
|---|
| Demo BEM Undip Sempat Memanas di Semarang, Massa Coba Panjat Pintu Gerbang DPRD Jateng |
|
|---|
| Batas Biaya Administrasi BOP RT Semarang Hanya Rp 625 Ribu, Selebihnya Wajib Rembuk Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251204-_-Perlintasan-Sebidang-Madukoro-Semarang.jpg)