Berita Semarang
Seperti Ini Suasana Kafe di Semarang Saat Youtuber Resbob Ditangkap
YouTuber dan streamer Adimas Firdaus alias Resbob diamankan aparat kepolisian, Senin (15/12/2025) siang pada sebuah kafe di Kota Semarang.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – YouTuber dan streamer Adimas Firdaus alias Resbob diamankan aparat kepolisian, Senin (15/12/2025) siang pada sebuah kafe di Kota Semarang.
Lokasi kafe itu di Jalan Pramuka, perbatasan Kecamatan Banyumanik dan Gunungpati, Kota Semarang.
Di situ, suara aliran sungai terdengar pelan, memecah hening siang.
Baca juga: Aktivitas Resbob Selama Sembunyi di Semarang, Sholatnya Rajin, Dijemput Sejumlah Pria Muda
• Kaki Terjepit, Sopir Grand Max Tewas Usai Adu Banteng dengan Truk Tronton di Purworejo
Udara di kawasan ini sejuk, jauh dari kesan hiruk pikuk perkotaan ditambah hiasan tanaman hijau yang menjernihkan mata.
Tak banyak rumah warga berdiri di sekitar lokasi.
Sebagian besar area didominasi pepohonan dan sebuah kafe yang berdiri tepat di tepi aliran air.
Penangkapan berlangsung tanpa kegaduhan, seolah menyatu dengan suasana lingkungan yang sejak awal memang teduh.
Kafe tempat Resbob berada memiliki dua bangunan joglo.
Joglo pertama bernama joglo bar berada agak tinggi dari tempat nongkrong yang berhadapan dengan sungai langsung.
Joglo itu difungsikan sebagai area pengunjung untuk memesan makanan dan minuman.
Sementara joglo kedua berada di sebelahnya, memiliki bentuk bangunan yang berbeda di bawahnya berbentuk bangunan dengan tembok dan diatasnya berupa joglo.
Pada bangunan bawah itu, diduga sebagai tempat Resbob bermalam.
Di lantai atasnya, pengunjung kembali bisa menikmati sajian makanan dan minuman, sedangkan bagian bawah joglo digunakan sebagai tempat istirahat karyawan.
Tak jauh dari joglo, berdiri sebuah rumah ibadah.
Lokasi ini juga menjadi ruang singgah bagi mereka yang ingin menenangkan diri, ditemani gemericik sungai yang mengalir tak jauh dari bangunan.
Baca juga: Sosok Resbob di Mata Mbah Yan: Orangnya Suka Bercanda, Sholat Tepat Waktu
Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky Prasetyo mengatakan, pihaknya hanya diperbantukan untuk menunjukkan lokasi penangkapan.
“Kami hanya diperbantukan untuk menunjukkan lokasi. Penangkapan dilakukan langsung oleh aparat dari Jawa Barat,” ujar Kompol Hengky.
Warga sekitar mengaku aktivitas di lokasi tersebut tampak normal hingga jelang penangkapan.
Mbah Yan, tukang parkir di sekitar kafe menyebut, Resbob sudah berada di lokasi sejak sehari sebelumnya.
“Dia sempat bermalam satu malam di sini. Siangnya baru dijemput."
"Yang datang itu beberapa orang, bukan temannya,” kata Mbah Yan.
Menurutnya, proses penjemputan berlangsung relatif singkat dan tanpa keributan, meski sempat menarik perhatian warga sekitar.
Sementara itu, Sulam, pekerja di lokasi itu yang biasa beraktivitas di rumah ibadah dekat kafe menyebut, Resbob sempat mengikuti salat berjamaah selama berada di lokasi.
Sulam sering mengimami Resbob.
Menurut Sulam, Resbob berdoa cukup lama seusai salat.
“Iya, ikut salat wajib. Magrib, Isya, sampai Subuh,” ujar Sulam.
Menurut Sulam, Resbob tidak menunjukkan perilaku mencurigakan selama berada di masjid.
Dia menyebut Resbob kerap duduk dan bercengkerama santai dengan warga.
“Orangnya biasa saja, suka bercanda. Enggak kelihatan ada masalah,” ujarnya.
Baca juga: Ditsiber Polda Jateng Terlibat Tangkap Youtuber Resbob di Semarang Usai Hina Suku Sunda
• Catat, Berikut Daftar Nomor Penting Selama Libur Nataru, Termasuk di Tol Trans Jawa
Sulam menambahkan, Resbob juga sempat mengikuti kegiatan keagamaan yang berlangsung di sekitar lokasi.
“Pengajian juga ikut,” tambahnya.
Warga sekitar mengaku baru mengetahui Resbob adalah seorang YouTuber setelah melihat aktivitasnya di media sosial.
Sebelumnya, keberadaannya dianggap seperti tamu biasa.
Kondisi di kafe saat itu tak banyak pengunjung yang datang.
Hal itu dikatakan oleh pria yang akrab disapa Mbah Yan.
Menurut Mbah Yan, Resbob datang dan bermalam satu malam di kawasan tersebut sebelum akhirnya dijemput aparat kepolisian pada Senin (15/12/2025) siang.
“Dia sempat menginap semalam di sini, terus siangnya baru dijemput. Yang datang itu bukan temannya, tapi orang-orang muda, setelah tahu beritanya sepertinya intel dari Jawa Barat,” ujar Mbah Yan saat ditemui di lokasi.
Mbah Yan menyebut, penjemputan berlangsung cukup ramai.
Namun dia tidak mengetahui secara pasti kendaraan yang digunakan aparat saat membawa Resbob.
“Yang datang itu lebih dari satu orang, sekira tiga orang. Ramai, tapi enggak ada keributan,” katanya. (*)
| Honda Jazz Terbakar di Dekat GOR Tri Lomba Juang Semarang, Diawali Suara Ledakan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Kamis 21 Mei 2026: Hujan Ringan di 3 Wilayah |
|
|---|
| Pemkot Semarang Dorong Tiap RW Miliki Bank Sampah, Pakai Bantuan Rp25 Juta per RT |
|
|---|
| Detik-detik Borgol AKBP Basuki Lepas saat Lari Kencang Usai Sidang Vonis 6 Tahun Penjara |
|
|---|
| Wanti-Wanti Dinsos Kabupaten Semarang: Penerima PKH Dilarang Keras Titipkan Kartu ATM dan KKS! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251217-_-Joglo-Tempat-Penangkapan-Resbob-di-Semarang.jpg)