Tribunjateng Hari ini
Kasus Terbunuhnya ASN Pemkot Semarang Iwan Boedi Masih Jadi PR Polda Jateng
Ada satu kasus yang hingga kini menggantung tak kunjung terungkap, yakni pembunuhan ASN Kota Semarang Iwan Boedi
Penulis: Moh Anhar | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polda Jateng telah menyelesaikan 9.160 kasus pidana baik pidana umum, khusus maupun narkoba pada tahun 2025.
Ribuan kasus yang terungkap meliputi kasus Pidana konvensional seperti penipuan, pembunuhan dan lainnya sebanyak 6.876 kasus, Kasus narkoba 2.196 kasus dan Kasus pidana kriminal khusus seperti korupsi, pertambangan, ilegal logging sebanyak 88 kasus.
Namun, ada satu kasus yang hingga kini menggantung tak kunjung terungkap. Kasus ini yakni pembunuhan Apartur Sipil Negara (ASN) Kota Semarang Iwan Boedi yang terjadi pada 8 September 2022 silam.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Dwi Subagio mengatakan, kasus Iwan Boedi masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Polda Jateng maupun Polrestabes Semarang yang menangani kasus ini.
"Kasus Iwan Boedi memang masih menjadi PR buat kami. Nyawa apapun yang hilang. Kami tetap sampai saat ini berusaha untuk melakukan kegiatan penyidikan," terangnya kepada Tribun saat rilis akhir tahun di Mapolda Jateng, Senin (29/12/2025).
Dwi menyebut, kesulitan mengungkap kasus ini karena masih minimnya alat bukti petunjuk yang mengarah kepada tersangka.
"Ya kami kesulitan karena memang tadi alat-alat bukti yang kami miliki belum bisa mengarah kepada siapa pelakunya itu," ucapnya.
Perkembangan terakhir yang disampaikan kepolisian kepada keluarga korban melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) berupa pemeriksaan para saksi. Selama proses kasus ini berjalan, kasus ini belum menemukan pelakunya.
"Ya, kami sudah menyampaikan (kepada keluarga korban) bahwa perkembangan sudah membuat pemeriksaan-pemeriksaan. Namun masih dalam proses penyelidikan. Kami belum bisa menemukan siapa pelakunya," jelasnya.
Di tengah kasus yang masih belum terungkap, pihaknya berharap bantuan dari semua pihak yang memiliki informasi terkait kasus ini bisa melaporkan ke Polrestabes Semarang dan Polda Jateng.
"Siapapun yang mengetahui informasi yang detail bisa melaporkan kepada Polrestabes penyidiknya atau langsung kepada kami Polda," terangnya.
Selain kasus Iwan Boedi yang masih samar, ada sebanyak 416 kasus kejahatan umum yang belum terungkap. Sementara kasus pidana khusus yang belum terungkap sebanyak 53 kasus.
Ini terungkap saat Polda Jateng melakukan rilis kasus akhir tahun 2025 di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Senin (29/12/2025) sore.
Rilis ini dipimpin Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng Kombes Artanto. Ada sejumlah pejabat utama Polda Jateng yang turut mengikuti rilis akhir tahun itu yakni Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Kombes Pratama Adhyasastra, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Kombes Anwar Nasir dan Dirsamapta Polda Jateng Kombes Risto Samodra.
Mengenai kasus-kasus pidana yang belum terungkap, Artanto menuturkan, kasus ini bakal diselesaikan oleh anggota pada tahun berikutnya.
"Iya kasus yang belum terungkap menjadi pekerjaan rumah bagi kita pada tahun depan," terang Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto. (Iwan Arifianto)
Update Kasus Kematian Iwan Boedi
Kasus Iwan Boedi
Pemkot Semarang
Dirreskrimsus Polda Jateng
Tribunjateng.com
m syofri kurniawan
| Heri Black Irit Bicara Seusai Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Bea Cukai |
|
|---|
| Eks-Wali Kota Tegal Ikmal Jaya Laporkan Kakak ke Polisi soal Penggelapan |
|
|---|
| Riza Pernah Ditendang Sapi saat Lakukan Pemeriksaan Kebuntingan |
|
|---|
| Noel Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Sertifikasi K3 |
|
|---|
| Uji Nyali Bergelantungan Turuni Tebing, Ini Keseruan Wisata Canyoneering di Curug Silancur Kebumen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Selasa-30-Desember-2025.jpg)