Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kebakaran

Di Tengah Api dan Kepulan Asap, Ariyanto Gendong Tan Lan Siang Keluar dari Rumah yang Terbakar

Kebakaran menghanguskan sebagian rumah warga di Jalan Kranggan Dalam, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, pada Sabtu (10/1/2026) sore.

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana
DISELAMATKAN - Seorang lansia penghuni rumah dievakuasi dan diselamatkan warga saat kebakaran melanda rumahnya di Jalan Kranggan Dalam, Semarang Tengah, Kota Semarang, Sabtu (10/1/2026). Lansia berusia 84 tahun itu diselamatkan dalam kondisi sendirian di dalam rumah ketika api sudah membesar dan asap hitam mengepul. 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran menghanguskan sebagian rumah warga di Semarang Tengah.
  • Seorang lansia berhasil diselamatkan berkat aksi cepat dan berani warga sekitar.
  • Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama di tengah kondisi kebakaran yang membahayakan.

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG — Kebakaran menghanguskan sebagian rumah warga di Jalan Kranggan Dalam, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, pada Sabtu (10/1/2026) sore.

Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan warga lantaran api muncul tiba-tiba dari bagian belakang rumah.

Di lokasi kejadian, terlihat bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah.

Dinding bagian belakang menghitam akibat jilatan api, atap berlubang, dan aroma sisa kebakaran masih tercium kuat.

Air bekas pemadaman yang menggenang di sekitar rumah pun masih terasa panas.

Beberapa jam setelah kejadian, Ariyanto (40) tampak duduk kelelahan di antara para tetangga.

Ia menjadi salah satu warga yang berperan penting dalam menyelamatkan penghuni rumah, seorang lansia berusia 84 tahun bernama Tan Lan Siang.

Sebelum api berhasil dikendalikan, kobaran api dengan cepat membesar dan melahap area dapur serta kamar di sisi rumah.

 Sejumlah barang tak sempat diselamatkan, termasuk sepeda yang kini hanya menyisakan rangka besi.

Baca juga: 57.924 Warga Jateng Pilih Kerja Keluar Negeri, Cilacap Paling Banyak Berangkat Tujuan Favorit Taiwan

Baca juga: Syamsul Yakin Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Daerah, Pemkab Cilacap Siap Garap Potensi Jasela

Asap hitam membumbung tinggi dan membuat warga sekitar berlarian keluar rumah.

Di tengah situasi darurat itu, Tan Lan Siang diketahui berada seorang diri di dalam rumah.

Ariyanto yang berada tak jauh dari lokasi segera mendekat setelah melihat kepulan asap dan kobaran api.

Saat memasuki rumah, Ariyanto mendapati kondisi yang mengkhawatirkan.

 Api sudah membesar, sementara lansia tersebut justru bergerak menuju area yang menjadi pusat kebakaran.

“Yang ada di rumah cuma emaknya saja.

Saya lihat beliau malah mau ke ruang tempat kebakarannya, padahal api sudah besar,” kata Ariyanto saat ditemui Tribunjateng.com.

Tanpa menunggu lama, Ariyanto bersama dua warga lainnya langsung menghentikan langkah sang lansia.

Meski masih mampu berjalan, Tan Lan Siang diketahui memiliki keterbatasan gerak dan sehari-hari menggunakan kursi roda.

Situasi yang semakin berbahaya membuat proses evakuasi harus dilakukan secepat mungkin.

“Saya dua orang langsung mencegah dan menggendong beliau.

Kursi rodanya juga saya keluarkan.

Karena api sudah terlanjur besar, saya fokus menyelamatkan ke emaknya dahulu,” imbuh dia.

Dengan menggendong lansia tersebut, Ariyanto berhasil membawa Tan Lan Siang keluar rumah melewati panas dan kepulan asap.

Ia menegaskan bahwa saat itu tidak terpikirkan untuk menyelamatkan harta benda, karena keselamatan jiwa menjadi prioritas utama.

Sementara itu, warga lain berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya hingga bantuan datang dan api berhasil dikendalikan.

Laporan pun segera masuk ke layanan darurat.

“Saya langsung menghubungi 112 dan memberikan info lokasi ke pemadam kebakaran,” kata Ivana, warga setempat.

Puluhan petugas pemadam kebakaran datang dengan enam unit mobil. 

Sebanyak 35 personel diterjunkan untuk menjinakkan api yang melalap rumah dua lantai tersebut.

“Kondisi kebakaran dugaan belum diketahui. Yang terbakar rumah dua lantai, bagian belakang,” kata Komandan Peleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Kusdiyanto.

Sekitar pukul 16.00 WIB, api padam. 

Ketua RT 6 RW 1 Kelurahan Kranggan, Apvinia, menyebut kekompakan warga menjadi kunci dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah warga sini sigap semua, kompak semua menolong saat ada musibah kebakaran seperti ini. 

Yang penting jiwa Ibu Tan Lan Siang terselamatkan,” ujarnya.

Rumah itu dihuni oleh tiga jiwa dari dua kepala keluarga. 

Selain Tan, terdapat anak perempuan dan satu cucunya. 

Hingga kini, pihak RT belum mendata kerusakan dan kerugian material akibat kebakaran tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved